Rabu, 21 Januari 2026

Tidak Terima Ditendang dan Dilempar Batu di Petatal, Gebi Lapor ke Polres Batu Bara

Marlan MS - Sabtu, 17 Januari 2026 10:14 WIB
Tidak Terima Ditendang dan Dilempar Batu di Petatal, Gebi Lapor ke Polres Batu Bara
Ist
Saat Gebi dalam perawatan medis akibat luka luka yang dideritanya akibat penganiayaan.
Batu Bara, MPOL -Seorang perempuan, Gebi Cantika Mutiara Sinaga, 18 tahun, warga Desa Kuala Gunung Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara menjadi korban penganiayaan di Desa Petatal Kecamatan Datuk Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga:
Akibat penganiayaan tersebut, Gebi
mengalami luka-luka dan terpaksa harus menjalani perawatan di klinik.

Tidak terima menjadi korban penganiayaan, akhirnya Gebi membuat laporan polisi di SPKT Polres Batu Bara pada Jumat 16 Januari 2026.

Gebi mengatakan, penganiayaan yang diduga dilakukan terlapor Hartati Nainggolan yang merupakan ibu tiri Gebi dan seorang pria terjadi berawal saat dirinya mendatangi Lamro Sinaga yang merupakan Bapaknya di Dusun 2 Desa Petatal.

Masih menurut Gebi, tujuannya untuk mengingatkan Bapaknya agar tidak pergi minum tuak ke Lima Puluh. Namun Lamro tidak mengindahkan dan menyuruh Gebi segera kembali ke rumah.

Kesal tidak digubris, Gebi mendatangi mini market di SPBU Petatal. Di tempat ini, Gebi menelepon adik perempuan Bapaknya dan mengabarkan bahwa permintaannya untuk tidak minum tuak tidak digubris Bapaknya.

Tak lama berselang datang Hartati bersama seorang pria yang merupakan orangtua Hartati. Tujuannya untuk menemui Lamro Sinaga.

Gebi menanyakan kepada Hartati ada apa menemui Bapaknya. Namun Haryati merasa tidak senang dan langsung marah-marah kepada Gebi.

Sembari marah, Hartati mendorong Gebi hingga terjatuh. Setelah terjatuh, Hartati menendang kaki, perut dan bagian kepala Gebi yang sedang terjatuh.

Begitu hendak bangkit, Gebi malah dilempar sendal oleh orangtua Hartati. Setelahnya, Hartati melempar
badan Gebi dengan batu. Orangtua Hartati kemudian menjambak rambut dan memukul badan Gebi.

Tidak tahan dikeroyok dua orang, Gebi berteriak sehingga mengundang perhatian warga yang langsung melerai.

Akibat kejadian tersebut, Gebi mengalami luka pada bagian tangan sebelah kanan dan tanggan sebulah kiri, kepala mengalami luka goresan. Pipi sebelah kini memar, dahi mengalami luka gores, kepala teras sakit dan perut sakit.

Gebi kemudian dibawa ke klinik Seradi di Desa Petatal untuk mendapatkan perawatan medis.

Keesokan harinya, Gebi membuat laporan polisi di SPKT Polres Batu Bara.

Kepala SPKT Polres Batu Bara melalui Pamapta III Ipda Margianto
membenarkan pengaduan dugaan penganiayaan terhadap Gebi.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru