Senin, 26 Januari 2026

Ketua Umum PBK Sayangkan Banyaknya Kutipan di Kawasan Wisata Karo

Redaksi - Senin, 26 Januari 2026 11:24 WIB
Ketua Umum PBK Sayangkan Banyaknya Kutipan di Kawasan Wisata Karo
Ist
Jesayas Tarigan
Karo, MPOL -Ketua Umum Pemuda Barisan Karo (PBK), Jesayas Tarigan menyayangkan banyaknya kutipan di tempat tempat kunjugan parawisata di Kabupaten Karo Propinsi Sumatera Utara yang dinilai mengganggu kunjungan wisatawan ke "Bumi Turang" itu.

Baca Juga:
Jesayas Tarigan menyebut, kutipan seperti kawasan pariwisata di pemandian air panas Ndaulu/Debuk debuk, Gundaling, Lau Kawar.

Jesayas menuding ada tiga kutipan yang dilakukan kepada masyarakat maupun turis manca negara yang hendak masuk dan berkunjung ke tempat wisata tersebut. Antara lain kutipan yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, kutipan pemuda setempat dan kutipan parkir.

Ketua Umum PBK itu pun mengaku telah banyak menerima keluhan keluhan masyarakat yang berkunjung ke daerah wisata di Kabutaten Karo yang sangat meresahkan dan memberatkan bagi para pengunjung yang hendak berwisata, baik pengunjung lokal dan turis manca negara.

Belum lagi dari sisi kebersihannya yang masih jauh dari harapan. Dampaknya bisa serius bagi citra Kabupaten Karo sebagai daerah wisata dan adat. Dimana Karo dikenal dengan nilai budaya, keramahan, serta kearifan lokalnya.

"Praktek pungli justru sangat bertolak belakang dengan itu dan berpotensi bisa merusak kepercayaan wisatawan, mencoreng wibawa pemerintah daerah, mengganggu tatanan adat dan sosial masyarakat setempat dan menimbulkan kesan pembiaran dan penyalah gunaan atribut pemerintah", sebut Jesayas Tarigan, Senin (26/1/2026).

Jesayas Tarigan yang juga politisi Partai Demokrat itu berharap agar kutipan kutipan di kawasan wisata harus jelas dasar hukumnya, transparan dan dikelola resmi, bukan atas nama kelompok tertentu, apalagi menggunakan atribut instansi pemerintah tanpa kewenangan.

Ketum PBK itu juga menyarankan agar pengelolaan kutipan dan kebersihannya dilakukan satu pintu lewat koperasi merah putih yang di tata oleh pemerintah, agar masyarakat masuk menjadi anggota koperasi merah putih sehingga masyarakat dapat mengontrol, mengevaliasi dan menetapkan secara transparan pengelolaannya.

Berdasarkan informasi masyarakat yang diterima Ketum PBK dan juga salah satu tokoh pemuda Karo, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk serius menangani keluhan keluhan masyarakat yang hendak berkunjung ke tempat tempat wisata yang ada di Karo.


Hal itu mengingat banyaknya potensi pariwisata di Karo yang seharusnya menjadi idola bagi para pengunjung yang hendak berwisata.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru