Batu Bara, MPOL -Pelajar SMAN 1 Air Putih dengan SMA Swasta T Amir Hamzah Air Putih terlibat aksi tawuran di dekat lapangan bola kaki Kelurahan Indra Sakti Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara, Senin (2/2/2026) sekira pukul 16.00 WIB.
Baca Juga:
Dalam video yang beredar Selasa (3/2/2026), puluhan pelajar masih berpakain SMA mengendarai sepeda motor dan berjalan kaki berkumpul di dekat Lapangan Bola Kaki Kelurahan Indra Sakti.
Informasi yang diperoleh, para pelajar terlibat tawuran hingga membuat macet arus lalu lintas di sekitar Lapangan Bola Kaki itu. Aksi tawuran antar pelajar di Kecamatan Air Putih viral setelah diposting akun Facebook @Bambang Irawan.
Menanggapi postingan tersebut, netizen membalas dengan mengingatkan pelajar kepada orang tua mereka yang telah berjuang sehingga anaknya dapat bersekolah.
"Masih sekolah sok jago udah bisa sekolah udah mantap, sekolah belajar bukan sok-sokan, kasihan orang tua kalian kepanasan ke hujanan cari duit. Jadi laki-laki berbuat baik aja biar sukses bukan berkelahi," tulis netizen.
Mengantisipasi melebarnya tawuran, petugas kepolisian turun ke lokasi untuk membubarkan aksi tawuran tersebut. Belum ada informasi korban jiwa atau terluka akibat tawuran yang terjadi tak jauh dari Polsek dan Kantor Camat Indrapura itu.
"
Tawuran terjadi saat pulang dari sekolah, diduga dipicu masalah sepele antara pelajar kedua sekolah. Tapi ejek-mengejek akhirnya berubah menjadi tawuran menggunakan tangan dan kaki," ujar Kasi Humas
Polres Batu Bara AKP Pardamean Tamba, Selasa (3/2/2026).
Meski tawuran tidak menimbulkan jatuhnya korban, lanjutnya, namun tidak urung menarik perhatian masyarakat yang datang ke lokasi tawuran.
Mengantisipasi tawuran susulan,
Polres Batu Bara meningkatkan patroli dan program sekolah 'Police Goes To School sebagai upaya antisipasi berulangnya tawuran antar pelajar.
"Patroli akan ditingkatkan di lingkungan sekolah maupun jalan yang dilalui pelajar saat berangkat maupun pulang dari sekolah," katanya.
Demikian pula program Police Goes To School yang selama ini telah berjalan akan lebih diintensifkan lagi ke sekolah sekolah tingkat pertama maupun tingkat atas.
Dikatakan Tamba, peningkatan patroli dan kunjungan ke sekolah dilakukan menyusul terjadinya tawuran antar pelajar SMA.
Kapolsek Indrapura AKP Rahmad R Hutagaol mengaku telah memanggil orang tua masing-masing pelajar yang terlibat tawuran.
"Hari ini kita berkoordinasi dengan pihak sekolah dan memanggil orang tua para pelajar yang terlibat tawuran ke Polsek Indrapura," ucapnya.
Dari pertemuan ini, lanjutnya, dapat diperoleh solusi untuk mencegah terulangnya peristiwa tersebut.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News