Senin, 23 Februari 2026

Melalui Program Tebus Ijazah, Bahrumsyah Bantu Anak-Anak Belawan Meraih Mimpi

Rifki Warisan - Minggu, 22 Februari 2026 23:56 WIB
Melalui Program Tebus Ijazah, Bahrumsyah Bantu Anak-Anak Belawan Meraih Mimpi
Istimewa
Anggota DPRD Medan, T. Bahrumsyah, saat menggelar Reses V Masa Sidang II Tahun Sidang 2025-2026 di dua lokasi berbeda di Kec. Medan Belawan, Minggu (22/2/2026).
Medan, MPOL - Ketua Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan, T. Bahrumsyah, bantu anak-anak Belawan meraih mimpi melalui program tebus ijazah. Pasalnya, ratusan ijazah anak-anak Belawan, khususnya di sekolah-sekolah swasta, tertahan.

Baca Juga:

Hal itu disampaikannya usai mendengar keluhan masyarakat saat menjemput aspirasi pada Reses V Masa Sidang II Tahun Sidang 2025-2026 di dua lokasi berbeda di Kecamatan Medan Belawan, Minggu (22/2/2026).

Kedua lokasi itu masing-masing di Jalan TM Pahlawan, Lapangan Masjid Al-Aqobah, Kelurahan Belawan I dan di Jalan Ciliwung, Gang 11, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.

Pogram tebus ijazah ini, kata legislator dari Dapil II meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan itu, sebagai upaya mengurangi dampak kenakalan remaja, tawuran dan pengangguran. "Ini sudah menjadi komitmen saya," tegasnya.

Langkah ini dilakukan, sebut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, agar anak-anak di Belawan dapat kembali meraih mimpinya, kelak menjadi anak yang diharapkan dan membanggakan orang tua.

"Di Belawan masih banyak anak putus sekolah dikarenakan masalah ekonomi, sehingga banyak anak putus sekolah. Bahkan, banyak ijazah SD dan SMP di sekolah swasta tidak diambil. Akibatnya, banyak anak tidak melanjutkan sekolah," ungkapnya.

DPRD bersama Pemko Medan, sambung Wakil Ketua Komisi III itu, membuat program tebus ijazah dalam upaya memberikan solusi dan kebijakan untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya bagi anak-anak yang tidak mampu. "Tebus ijazah itu dibayarkan melalui APBD Kota Medan," katanya.

Terkait BPJS yang diputus atau dinon-aktifkan, tambah Bahrumsyah, warga Kota Medan dapat menggunakan Universal Healt Coverage (UHC). "DPRD bersama Pemko Medan telah mengalokasikan anggaran mencapai Rp350 miliar untuk membayarkan asuransi warga Kota Medan ke BPJS Kesehatan," sebutnya.

Terkait infrastruktur, lanjut Bahrumsyah, menjadi skala prioritas untuk dilakukan pembangunannya. "Kami (anggota DPRD dari Dapil II) telah sepakat 35% APBD Kota Medan 2026 dialokasikan untuk pembangunan di Medan Utara dan itu telah dimasukkan ke dalam RPJMD Kota Medan tahun 2026-2030," katanya.

Selain itu, kata Bahrumsyah, berbagai program-program pelatihan tetap berjalan, sehingga menambah skil masyarakat saat ingin mendapatkan pekerjaan. "Kalaupun tidak mencari kerja, setidaknya sudah ada modal untuk membuka pekerjaan untuk diri sendiri," ujarnya.

Terhadap berbagai aspirasi yang disampaikan dalam reses, sebut Bahrumsyah, akan terus diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran DPRD Kota Medan guna diteruskan kepada Pemko Medan untuk ditindaklanjuti menjadi program pembangunan. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru