Kamis, 26 Februari 2026

JTP Canangkan Parmonangan sebagai Sentra Kemenyan

Darwin Manalu - Kamis, 26 Februari 2026 15:57 WIB
JTP Canangkan Parmonangan sebagai Sentra Kemenyan
Ist
Bupati Taput JTP saat menghadiri Musrembang Kecamatan Parmonangan.
Taput, MPOL-Bupati Tapanuli Utara (Taput), Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si menegaskan arah pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara ke depan akan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), Pengembangan Sektor Pertanian, serta Pembangunan Berbasis Budaya dan Pariwisata.

Baca Juga:
JTP sapaan akrab bupati juga mencanangkan Kecamatan Parmonangan sebagai sentra kemenyan.

Hal itu disuarakan JTP pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Parmonangan yang dilaksanakan di HKBP Parmonangan, Kamis (26/2/2026).

‎Di satu tahun awal kepemimpinannya, bupati fokus pada penyusunan fondasi pembangunan yang terarah dan berbasis data.

Menurutnya, pembangunan ke depan harus memiliki gambaran yang jelas, terukur, serta melibatkan seluruh perangkat daerah.

‎"Sebagai ASN, kita harus bekerja dengan perencanaan yang matang dan berbasis data. Saya tidak ingin ada anggaran yang berjalan tanpa arah dan tanpa data yang jelas," tegasnya.

Pada kesempatan itu, ‎bupati juga mencanangkan Kecamatan Parmonangan sebagai sentra kawasan pengembangan pertanian kemenyan.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

‎"Hampir seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Tapanuli Utara adalah penghasil kemenyan. Pemerintah Kabupaten telah melakukan pemetaan potensi dan menetapkan Kecamatan Parmonangan sebagai kawasan sentra kemenyan di Tapanuli Utara," jelasnya.

‎Ia juga menyinggung bahwa di tengah tantangan bencana yang melanda sebagian wilayah, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara tetap berupaya memaksimalkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi untuk percepatan pemulihan dan pembangunan kembali.

‎"Bencana yang kita alami menjadi duka bersama. Namun di sisi lain, kita harus mampu menjadikannya momentum untuk membangun lebih baik, dengan perencanaan yang terintegrasi dan berkelanjutan," ucapnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru