Minggu, 01 Maret 2026

Rico Waas Tegaskan Pembangunan Kota Medan Harus Berdampak Nyata

Rifki Warisan - Rabu, 11 Februari 2026 19:45 WIB
Rico Waas Tegaskan Pembangunan Kota Medan Harus Berdampak Nyata
Diskominfo Medan
Wali Kota Medan, Rico Waas membuka RKP Kota Medan Tahun 2026 di Grand City Hall, Rabu (11/2/2026).
Medan, MPOL -Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi membuka Rapat Kerja Pembangunan (RKP) Kota Medan Tahun 2026 bertema "Pulih Bersama, Bangkit Lebih Kuat, Bergerak Serentak Membangun Kota Medan" di Grand City Hall, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga:
Dalam pertemuan ini Rico Waas menegaskan seluruh jajaran Pemko Medan agar RKP ini harus menghasilkan langkah konkret, bukan sekedar agenda seremonial.

Rico Waas menegaskan bahwa rapat kerja pembangunan ini tidak boleh berakhir sebagai agenda tahunan tanpa dampak nyata.

"Kalau kita masih mau biasa-biasa saja atau business as usual, mungkin tempat saudara-saudara bukan di sini. Kita harus lari kencang, bukan melempem," tegas Rico Waas.

Dijelaskan Rico Waas, pembangunan 2026 harus menjadi momentum percepatan, bukan pengulangan pola lama. Dirinya juga meminta seluruh jajaran bergerak solid sebagai satu tim, meninggalkan zona nyaman birokrasi.

Rico Waas pun menyinggung banjir besar yang melanda di akhir tahun 2025, dimana 19 dari 21 kecamatan terdampak banjir. Bencana itu bukan hanya merendam rumah dan fasilitas umum, tetapi juga melumpuhkan ekonomi, kesehatan, dan pendidikan, bahkan menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa tersebut, lanjut Rico Waas menjadi alarm keras bahwa pembangunan kota tidak cukup hanya fokus pada fisik, tetapi juga harus dibarengi mitigasi bencana yang serius dan terencana.

"Kota yang kuat bukan hanya yang terus membangun, tetapi yang siap pulih saat bencana datang," kata Rico Waas.

Atas dasar itu, Rico Waas meminta seluruh perangkat daerah memperkuat SOP kebencanaan, sistem peringatan dini, simulasi rutin, pembentukan relawan hingga tingkat kelurahan, serta integrasi dengan BPBD dan Basarnas.

"Strategi tersebut juga harus mencakup skema evakuasi, logistik, layanan kesehatan, hingga penyediaan pangan bagi warga terdampak", ujar Rico Waas

Selain mitigasi bencana, Rico Waas juga menyorot tajam pelayanan dasar, khususnya kesehatan dan pendidikan. Meski Universal Health Coverage (UHC) telah berjalan, dirinya menekankan bahwa kualitas layanan harus terus ditingkatkan.

"Masyarakat butuh dilayani, bukan hanya dilayani secara administratif. Profesionalisme dan empati tenaga kesehatan adalah kuncinya," ucap Rico Waas.

Ditambahkan Rico Waas kualitas rumah sakit dan puskesmas tidak hanya diukur dari fasilitas, tetapi juga kecepatan, ketepatan, dan sikap tenaga medis dalam menangani pasien.

Terkait pembangunan infrastruktur, Rico Waas menyoroti kondisi jalan dan trotoar yang perlu mendapatkan perhatian. Sebab masih banyak ditemukan jalan yang rusak dan trotoar yang lantainya sudah pecah. "Saya menginginkan jalan dan trotoar di tahun ini harus bagus. Dengan begitu tata kota Medan akan semakin lebih baik," imbuh Rico Waas.

Selanjutnya Rico Waas juga memastikan arah pembangunan Medan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penataan kawasan perkotaan yang lebih tertata dan berkelanjutan. Penataan kota, menurutnya, harus menyentuh tata ruang ramah lingkungan, pengendalian banjir, penyediaan ruang publik, hingga pemerataan layanan dasar.

"Pembangunan harus berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Kota harus aman, sehat, dan nyaman," jelas Rico Waas, seraya Rico mendorong seluruh jajaran Pemko Medan untuk berani berinovasi dan menciptakan karya pembangunan yang berkelanjutan. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru