Minggu, 01 Maret 2026

Reses di Patumbak, Dr. Maruli Siahaan Tampung Aspirasi Warga Deli Serdang dan Medan

Josmarlin Tambunan - Minggu, 01 Maret 2026 15:07 WIB
Reses di Patumbak, Dr. Maruli Siahaan Tampung Aspirasi Warga Deli Serdang dan Medan
Anggota DPR RI Komisi XIII Dr. Maruli Siahaan mengadakan reses di Kecamatan Patumbak, Kab Deli Serdang sekaligus buka puasa bersama, Sabtu (28/2).(ist).
Deli Serdang, MPOL: Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Sumatera Utara I, Kombes Pol (P) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., menggelar kegiatan reses yang dirangkaikan dengan silaturahmi dan buka puasa bersama Keluarga Besar PB Pendawa Indonesia pada 28 Februari 2026 di Sekretariat PB Pendawa Indonesia, Jalan Kanal Raya, Desa Marendal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Baca Juga:
Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 230 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di sekitar Patumbak yang masih masuk wilayah Kabupaten Deli Serdang, antara lain Kecamatan Patumbak, Tanjung Morawa, Percut Sei Tuan, Batang Kuis, Lubuk Pakam, Sunggal, dan Pancur Batu. Hadir pula masyarakat dari sejumlah kecamatan di Kota Medan yang berbatasan dengan Deli Serdang, seperti Medan Amplas, Medan Denai, Medan Baru, Medan Johor, Medan Tembung, dan Medan Area.

Turut hadir Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, S.H., serta Sekretaris Jenderal Edi Rianto, S.E., beserta jajaran pengurus dan anggota. Suasana berlangsung penuh kekeluargaan dan kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Dalam dialog bersama warga, berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat disampaikan secara langsung kepada Dr. Maruli Siahaan. Beberapa di antaranya terkait persoalan akses keadilan yang dinilai masih sulit dan mahal, lambannya penanganan perkara tertentu, serta perlunya pendampingan hukum bagi masyarakat kecil. Warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap maraknya penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemukiman, persoalan keamanan dan ketertiban, serta perlunya pengawasan yang lebih ketat di wilayah perbatasan dan jalur-jalur tidak resmi.

Selain itu, masyarakat mengeluhkan terbatasnya lapangan pekerjaan bagi generasi muda, perlunya pelatihan keterampilan, serta harapan agar kebijakan pemasyarakatan lebih menekankan pembinaan agar mantan warga binaan dapat diterima kembali di tengah masyarakat dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum. Beberapa warga juga menyoroti pentingnya optimalisasi penyelesaian perkara melalui pendekatan Restorative Justice agar persoalan hukum ringan tidak selalu berujung pada proses persidangan yang panjang.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dr. Maruli Siahaan menegaskan bahwa seluruh masukan warga akan ditampung dan diperjuangkan dalam pelaksanaan tugasnya di DPR RI, khususnya dalam lingkup kerja Komisi XIII yang membidangi aspek hukum, keimigrasian, dan pemasyarakatan.

"Reses adalah momentum bagi saya untuk mendengar langsung suara masyarakat. Semua aspirasi ini akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan kebijakan, pengawasan, maupun penganggaran di DPR RI. Hukum harus hadir memberikan rasa keadilan, perlindungan, dan kepastian bagi masyarakat," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi pidana alternatif seperti kerja sosial dan pembinaan di luar lembaga pemasyarakatan, penguatan peran Balai Pemasyarakatan (Bapas), serta pengawasan keimigrasian yang profesional dan humanis demi menjaga ketertiban sosial.

Kegiatan reses dan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat, serta meneguhkan komitmen untuk menghadirkan kebijakan hukum yang efektif, humanis, dan berpihak kepada rakyat.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru