Selasa, 10 Maret 2026

Pemkab Inginkan Program CSR SOL 2026 Prioritas Sektor Pertanian dan Kesehatan

Darwin Manalu - Selasa, 10 Maret 2026 15:15 WIB
Pemkab Inginkan Program CSR SOL 2026 Prioritas Sektor Pertanian dan Kesehatan
Ist
Bupati Taput Dr. JTP Hutabarat dan Wabup Dr. Demi Lumbantoruan saat diskusi dan kordinasi bersama pihak SOL tentang pelaksanan CSR SOL 2025 dan rencana program CSR 2026.
Taput, MPOL -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara berharap agar Corporate Social Responsibility (CSR) Sarulla Operations Limited (SOL) tahun 2026 prioritas ke sektor pertanian dan kesehatan.

Baca Juga:
CSR SOL itu untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemkab Taput dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Hal tersebut dibahas dalam kegiatan Diskusi dan Koordinasi Realisasi Kegiatan CSR SOL Tahun 2025 serta Pemaparan Rencana Kerja Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026, bersama Pemerintah Kabupaten.

Pertemuan ini dihadiri oleh Bupati Taput Dr. JTP Hutabarat, S.Si., M.Si, Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., didampingi oleh Sekretaris Daerah Drs. Henry Maraden Masista Sitompul, M.Si serta OPD lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim CSR SOL yang dipimpin oleh Melva Samosir selaku CSR & External Relations Senior Manager memaparkan capaian pelaksanaan program CSR sepanjang tahun 2025 serta rencana program yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Diskusi ini bertujuan untuk memastikan adanya koordinasi dan sinkronisasi program pembangunan antara Pemkab Taput dan SOL, khususnya di wilayah Kecamatan Pahae Jae dan Pahae Julu, sehingga pelaksanaan program CSR dapat berjalan selaras dengan prioritas pembangunan daerah serta menghindari potensi tumpang tindih dengan program yang didanai melalui APBD.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten menyampaikan harapan agar pelaksanaan program CSR SOL pada tahun 2026 dapat semakin mendukung sektor pertanian dan kesehatan.

Pada sektor pertanian, salah satu gagasan yang dibahas adalah pemanfaatan langsung (direct use) uap panas bumi untuk proses pengeringan hasil pertanian masyarakat seperti padi, biji kakao, dan kopi.

Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pascapanen sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani di wilayah sekitar.

Sementara pada sektor kesehatan, dukungan diarahkan pada program "Sai Ta Pa Ias", melalui pengadaan insinerator sampah guna memperkuat pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan.

Melalui sinergi bersama dengan Pemerintah Daerah, SOL berkomitmen untuk terus menyelaraskan program CSR dengan arah pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara.

" SOL berkomitmen agar program CSR yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung upaya pembangunan daerah, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan," ujar Melva.

SOL berharap melalui kolaborasi yang erat antara perusahaan dan pemerintah daerah, program CSR yang dijalankan dapat terus memberikan kontribusi positif dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Tapanuli Utara.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru