Kamis, 02 April 2026

JTP Ajak Pelajar Kuasai AI dan Memilih Prodi Strategis Yang Dibutuhkan Di Masa Depan

Darwin Manalu - Kamis, 02 April 2026 18:11 WIB
JTP Ajak Pelajar Kuasai AI dan Memilih Prodi Strategis Yang Dibutuhkan Di Masa Depan
Ist
Bupati Taput Dr. JTP Hutabarat saat menghadiri pentas seni SMAN 1 Pacaran.
Taput, MPOL -Bupati Taput Dr. JTP Hutabarat mengajak pelajar SMAN 1 Pagaran menguasai Artifical Intelligence (AI) dan memilih Program Studi (Prodi) strategis yang dibutuhkan di masa depan.

Baca Juga:

" Pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi era digital yang didominasi percepatan data dan AI, " ujar bupati ‎saat menghadiri Pentas Seni SMAN 1 Pagaran bertema "Mengukir Bakat Merayakan Kreasi" di Kecamatan Pagaran, Kamis (2/4/2026).

JTP juga juga menggarisbawahi bahwa esensi pendidikan tinggi adalah perubahan pola pikir (mindset) dan pembentukan kemandirian, dimana jenjang pendidikan yang lebih tinggi harus mampu mencetak pribadi solutif serta kreatif yang tidak hanya terpaku pada pencarian kerja, melainkan mampu menciptakan peluang baru melalui karya nyata.

‎" Pendidikan memang tidak menjamin seseorang menjadi kaya secara instan, namun pendidikan memberikan kreativitas dan kedewasaan berpikir dalam menghadapi hidup. Perubahan pola pikir itulah yang membedakan tingkat pendidikan seseorang," tambahnya.

‎Sejalan dengan visi kemandirian ekonomi, bupati berharap SMAN 1 Pagaran dapat mengintegrasikan ekstrakurikuler pertanian modern yang selaras dengan alam.

Hal ini merupakan bagian dari program strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara yang menargetkan pencetakan ratusan "Petani Milenial" setiap tahunnya sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang menjanjikan.

‎" Negara kita butuh inovasi di bidang energi terbarukan dan ketahanan pangan. Saya berharap sekolah mulai mengenalkan pertanian yang modern, berkelanjutan, dan selaras dengan alam. Saat ini, profesi yang menjanjikan kemandirian ekonomi salah satunya adalah petani yang inovatif," jelas JTP.

‎Terkait kemajuan teknologi, bupati mengingatkan bahwa peran guru dalam mendidik karakter dan budi pekerti tetap tidak tergantikan oleh mesin atau AI.

Guru memiliki tugas mulia untuk membentuk mentalitas anak didik agar menjadi pribadi yang berakal budi baik, mandiri, dan memiliki integritas yang kuat dalam menghadapi dinamika zaman yang kian kompleks.

‎"Teknologi bisa memberikan informasi, tapi hanya guru yang bisa mendidik karakter dan budi pekerti. Tugas mulia bapak dan ibu guru adalah membentuk generasi yang mandiri dan memiliki moralitas yang baik," pungkasnya.

‎Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota Komisi 5 DPRD Provinsi Sumatera Utara, Pantur Banjarnahor.

Dalam sambutannya, Pantur mengapresiasi keasrian dan kebersihan lingkungan SMAN 1 Pagaran serta mendorong kolaborasi antara pihak sekolah dengan DPRD Provinsi.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru