Jumat, 29 Mei 2026

Rico Waas Rayakan Sastra Lewat Musikalisasi Puisi Kopi dan Kepo

Rifki Warisan - Sabtu, 02 Mei 2026 20:03 WIB
Rico Waas Rayakan Sastra Lewat Musikalisasi Puisi Kopi dan Kepo
Diskominfo Medan
Wali Kota Medan Rico Waas menghadiri Festival Musikalisasi Puisi Kopi dan Kepo di Taman Budaya Medan, Sabtu (2/5/2026)
Medan, MPOL -Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menunjukkan dukungannya terhadap geliat seni dan sastra di Kota Medan dengan menghadiri Festival Musikalisasi Puisi Kopi dan Kepo di Taman Budaya Medan, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga:
Kehadiran orang nomor satu di Pemko Medan itu bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi penegasan bahwa pembangunan kota juga harus menyentuh ruang rasa, budaya, dan kreativitas.

Festival yang digagas Medan Theater itu mengangkat karya puisi dari buku Kopi dan Kepo tulisan Hasan Al Bana. Festival Musikalisasi Puisi ini pun sukses menyedot perhatian ratusan seniman, akademisi, hingga pelajar, menjadikannya panggung apresiasi budaya yang hidup dan energetik.

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Waas mengaku kehadirannya dilandasi rasa "kopi" dan "kepo" yang ia maknai secara filosofis.

Menurut Rico Waas, kopi adalah simbol jeda, ketenangan, dan ruang merenung dari hiruk-pikuk kehidupan. Sedangkan kepo adalah dorongan rasa ingin tahu yang mendorong seseorang untuk menggali lebih dalam makna kehidupan. Dua hal ini, kata Rico, merupakan perpaduan antara rasa dan nalar yang penting dalam membangun peradaban.

"Bangsa ini akan kuat jika kebudayaan, intelektual, dan rasa kita terus dijaga. Rasa mencintai, rasa memiliki, dan rasa menelaah kehidupan harus terus hidup," kata Rico Waas.

Rico juga menyoroti pola penulisan puisi yang menurutnya memiliki kemiripan dengan pola sastra Melayu, sebagai bukti kekayaan budaya lokal yang dapat terus dikembangkan oleh generasi muda.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Medan berkomitmen mendorong seniman muda untuk terus berkarya di berbagai bidang, mulai dari musik, puisi, lukisan, hingga desain.

"Membangun kota tidak hanya tentang gedung tinggi, rumah sakit, atau infrastruktur fisik. Seni dan budaya adalah elemen penting dalam kehidupan kota," tegas Rico Waas

Di akhir sambutannya, Rico Waas secara resmi membuka festival tersebut, seraya memberikan apresiasi kepada penulis, komunitas teater, dan para pegiat seni yang terus menjaga denyut budaya di Kota Medan. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru