Selasa, 23 April 2024

Hadapi Gelombang Ekstrim Jelang Idulfitri, Polda Sumut Stand Bay Alat Berat di Titik Longsor dan Banjir

Josmarlin Tambunan - Rabu, 03 April 2024 13:46 WIB
Hadapi Gelombang Ekstrim Jelang Idulfitri, Polda Sumut Stand Bay Alat Berat di Titik Longsor dan Banjir
Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi bersama Pj Gubsu Hassanuddin, Pangdam I/BB Mayjen TNI Moh Hassan Hasibuan memberikan keterangan kepada wartawan usai gelaran operasi Ketupat Toba 2024 di Polda Sumut, Rabu (3/4).(jos Tambunan).
Medan, MPOL: Menghadapi suasana ekstrim jelang Idulfitri 1445 H, Polda Sumut melakukan antisipasi dengan menyiapkan alat berat yang di stand by kan di daerah longsor.

Baca Juga:
Kapolda Sumut Irjen Agung Setya Imam Effendi mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca oleh BMKG bahwa curah hujan cukup tinggi terutama pada H-1 hingga H+3 Idul Fitri 1445 H.

Untuk mengantisipasi terjadinya longsor akan disediakan alat berat. Dan perahu karet didaerah yang dikwatirkan terjadi banjir.

"Tingginya curah hujan khususnya di daerah Madina dan Pakpak Barat, Tapanuli Utara hingga Tapanuli Selatan yang diprediksi terjadi H-1 hingga H+3 Idul Fitri, Polda Sumut telah menyiapkan alat berat berupa buldozer dan perahu karet bilamana terjadi banjir. Pun demikian, kita menghimbau agar pemudik tetap hati-hati dalam perjalanan," ujar Kapoldasu Irjen Agung Setya Imam Effendi usai gelar pasukan operasi Ketupat Toba 2024 di Mapoldasu, Rabu (3/4).

Irjen Agung mengatakan, selain antisipasi penanganan longsor dan banjir, Polda Sumut juga menyediakan peralatan antisipasi Karhutlah (Kebakaran Hutan dan Lahan) dan menyediakan dapur lapangan.


"Seluruh personil yang ditugaskan sudah siap melaksanakan tugas dilapangan dengan didukung stakeholder di daerah masing-masing, utamanya penanganan tanah longsor," jelas Agung.

Untuk rekayasa lalulintas, kata Kapoldasu, akan dilakukan terutama ke lokasi wisata seperti Berastagi, Siantar dan Parapat. Jalur dua arah akan tetap dilakukan namun bila terjadi kemacetan akan dilakukan satu arah (one way) yang mana anggota dilapangan akan terus stand bay.

"Kita berharap perayaan Idulfitri 1445 H dapat kita rasakan dengan nyama dan sukacita," pungkasnya.


Siapkan 173 Pos Pengamanan dan Pelayanan

Operasi Ketupat Toba 2024 digelar selama 14 sejak 4-16 April 2024 secara serentak di Sumatera Utara.

"Operasi Ketupat Toba 2024 merupakan operasi terpusat dari tingkat Mabes, Polda, Polres hingga Polsek dalam memberikan pengamanan Idul Fitri 1445 H di wilayah Sumatera Utara.

Kapolda Sumut Irjen Agung mengungkapkan, Polda Sumut dibantu Kodam I Bukit Barisan serta pemerintah daerah menurunkan sebanyak 12.152 personel gabungan dalam pengamanan mudik lebaran Idul Fitri 1445 H.

Polda Sumut dalam mendukung Operasi Ketupat 2024 juga mendirikan ratusan posko.

"Ada 173 posko yang didirikan diantaranya posko terpadu, pelayanan, pengamanan. Nantinya posko yang didirikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebaran," ujar mantan Asops Kapolri tersebut.

Agung menerangkan, Polda Sumut juga telah memetakan sebanyak 60 titik rawan kemacetan arus lalu lintas selama libur lebaran serta memprediksi peningkatan arus mudik pada H-1 lebaran.

"Oleh karena itu untuk mengantisipasi kemacetan akan diberlakukan fungsional jalan Tol Sinaksak dan Kisaran," terangnya seraya menambahkan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut juga melakukan rekayasa arus lalu lintas jika terjadi kemacetan saat mudik lebaran.***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Forkopimda Bersama Bhayangkari Cabang Samosir, Pantau Pos Ops Ketupat Toba 2024
Buka Bulan Puasa, Polisi Razia Diskotik Blue Star Binjai, Puluhan Orang Positif Narkoba
Kasus Pungli PPPK di Kab Langkat-Madina dan Batubara, Poldasu Terkesan Tebang Pilih Penahanan Tersangka
Polda Sumut Berangkatkan 146 Mahasiswa Mudik Gratis Jakarta Ke Medan
Kasus PPPK Kab. Langkat, Polda Sumut Tetapkan 2 Orang Tersangka
Polda Sumut Terapkan Hukuman Mati Bandar Dan Pengedar Narkoba,  22 Pengedar Dituntut Mati - Sita Barang Bukti 1.3 Ton
komentar
beritaTerbaru