Dairi, MPOL -Calon Bupati
Dairi Junimart Girsang menyatakan akan memberikan prioritas utama pembenahan sektor pertanian dalam membangun Kabupaten
Dairi, mengingat sebagian besar masyarakatnya bermatapencaharian sebagai
petani.
Baca Juga:
"Membenahi sektor pertanian diawali dengan menstabilkan harga pupuk dan obat-obatan pertanian serta menjamin ketersediaan di pasar.
Kemudian yang harus dilakukan adalah penjaminan pendistribusian hasil panen dan harga jual
petani.
Dan ketiga, harus dievaluasi program kartu tani yang saat ini sudah berjalan, agar selektif, efektif serta tepat sasaran," ungkap anggota DPR RI dari FPDIP,
Junimart Girsang saat ditanya wartawan, Jumat (13/7).
Dengan membenahi sektor pertanian, menurut Junimart maka Pemkab
Dairi di bawah pemerintahannya akan lebih sering berinteraksi dengan
petani, serta harus lebih sering turun ke lahan-lahan pertanian rakyat.
"Bila perlu saya akan selalu mempersiapkan peralatan pertanian seperti cangkul dan lainnya di mobil dinas. Termasuk sarung tangan, topi
petani dan sepatu bot agar setiap saat jika bertemu
petani di lahan pertanian bisa langsung turun," tegasnya.
Ia tidak ingin terjadi lagi kelangkaan pupuk dan obat-obatan. Begitu juga tidak membiarkan harga jual
petani anjlok di masa panen.
"Artinya kita harus ciptakan model pertanian yang bisa menjamin kualitas produksi serta harga jual panen," ungkapnya.
Untuk itu, sektor perdagangan akan menjadi prioritas berikutnya. Pembenahan yang dilakukan di sektor ini meliputi perawatan dan jika memungkinkan revitalisasi seluruh
pasar induk.
Dengan keberadaan
pasar induk yang representatif diyakini akan menjamin terjadinya transaksi jual beli hasil sayur mayur dan komoditas hasil bumi yang kontiniu.
"Artinya produksi
petani Dairi akan diperjualbelikan di tempat yang layak. Pedagang luar kota akan bertemu dengan pedagang lokal serta
petani di
pasar induk," tegasnya.
Dengan hidupnya
pasar induk maka
petani tidak lagi menjual ke pengijon karena sudah mengetahui harga pasar dan dapat menjual produksinya di
pasar induk.
Junimart menyebut prioritas berikutnya adalah sektor infrastruktur perbaikan jalan kabupaten seluruh Kabupaten
Dairi. Diikuti dengan perbaikan drainase agar kondisi jalan layak dilalui sehingga tidak mempengaruhi harga jual hasil pertanian.
"Selama ini akibat jalan rusak parah mempengaruhi harga jual
petani. Pedagang pengumpul terpaksa membebani ongkos angkut yang tinggi akibat jalan rusak, kepada harga belinya dari
petani.
Kondisi ini sudah berlangsung dari tahun ke tahun dan harus kita atasi," ucapnya.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada
petani, Junimart akan memberikan bea siswa kepada anak-anak
petani, termasuk yang kuliah di perguruan tinggi.
"Anak-anak
petani dari keluarga tidak mampu harus kita beri bantuan agar tidak putus sekolah. Kita alokasikan bantuan pendidikan anak
petani di APBD
Dairi termasuk membangun K
koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian-Lembaga terkait di pusat," tegasnya. **
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News