Toba, MPOL -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) sepertinya kurang perhatian terhadap infrastruktur
jalan yang rusak di Kecamatan Habornas wilayah Kabupaten Toba.
Baca Juga:
Lurah Parsoburan Jenton Pardosi, S.Pd, Kamis, (25/1/2024) kepada medanposonline mengatakan,
kondisi jalan yang sudah rusak dan tidak layak untuk dilalui. Warga Habornas yang tiga kecamatan meminta agar Pemprovsu memperhatikan
kondisi jalan ini dan secepatnya diperbaiki.
"Kalau kita dari kelurahan sama dengan desa mengusulkan kepada pemerintah atasan supaya diusulkan juga ke Provinsi," katanya.
Musim hujan genangan air membanjiri lubang
jalan, sehingga bisa terjebak dan mengakibatkan kerusakan pada mobil yang melintasinya.
"Kondisi
jalan ada sekitar 2 kilometer yang rusak, jarak dari Kelurahan ke Silimbat sekitar 37 kilometer. Desa Lumban Ruhap sampai Desa Galung lebih 7 kilometer rusak, Parsoburan Barat, batas dari Habinsaran masuk ke Kecamatan Silaen",katanya.
Sebelumnya masyarakat yang bergabung dalam Forum Pembangunan Habornas mengusulkan agar
jalan ini diperbaiki, dan telah melaksanakan demo di patung kuda, tapi sampai saat ini belum diperbaiki.
Menyikapi rusaknya
jalan tersebut, tokoh pemuda asal Tapanuli, Drs
Maju Manalu berharap Pemprovsu melalui Dinas PUPR segera turun ke lapangan untuk melihat
kondisi jalan yang sangat dibutuhkan.
"Jika seperti itu rusak
jalannya, wajar rakyat kecewa dan kelompok masyarakat melakukan aksi. Segeralah Dinas PUPR turun ke lokasi untuk melihat langsung dan mendengar keluhan warga", kata Drs
Maju Manalu.
Politisi Partai Demokrat itu juga meminta Bupati Kabupaten Toba untuk tidak "tutup mata", namun segera membuat usulan ke Pemprivsu untuk segera diperbaiki.
"Bupati seharusnya turun ke lapangan. Jangan hanya saat mau Pilkada selalu rajin menjumpai rakyat. Buktikan jika Bupati Toba dipilih rakyat dan perhatikan keluhan rakyat", sebut Drs
Maju Manalu.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News