Kamis, 05 November 2026

Rektor UIN Sumut Harap AFEBI Jadi Pusat Pengembangan Pemikiran Inovasi dan Penelitian

Baringin MH Pulungan - Kamis, 05 November 2026 18:42 WIB
Rektor UIN Sumut Harap AFEBI Jadi Pusat Pengembangan Pemikiran Inovasi dan Penelitian
Rektor UINSU memberikan sambutan pada kongres AFEBI ke 14 Tahun 2026 di Medan. (ist
Medan, MPOL - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Prof Dr Hj Nurhayati M. Ag mengatakan, perubahan struktur ekonomi dunia, percepatan transformasi digital, perkembangan kecerdasan artifisial, serta tuntutan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan mengharuskan perguruan tinggi untuk terus melakukan pembaruan dan penguatan peran kelembagaannya.

Baca Juga:

Hal tersebut disampaikan rektor saat memberikan sambutan pada Kongres Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI) ke-XIV Tahun 2026 di Hotel Le-Polonia Medan, Kamis (5/11/2026).


Kongres yang mengusung tema "Rekontruksi Arah Kebijakan Strategis Nasional Untuk Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Regional Berkelanjutan", berlangsung mulai tanggal 4 hingga 7 November 2026 diikuti utusan dari masing-masing PTKIN dan Universitas lainnya di Indonesia.

Rektor menambahkan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis tidak lagi cukup hanya berperan sebagai lembaga yang menghasilkan lulusan berkompetensi akademik. Lebih dari itu, perguruan tinggi harus mampu menjadi pusat pengembangan pemikiran, inovasi, penelitian, dan solusi konkret bagi berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Karena itu, kata Prof Nurhayati, melalui kegiatan ini Saya berharap Kongres ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat jejaring akademik nasional, memperluas kerja sama penelitian, meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi, dan mempercepat transformasi kelembagaan dalam menghadapi perubahan global.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Nasional AFEBI Prof Dr Aurik Gustomo,.ST, MT dalam sambutannya menegaskan AFEBI hadir guna ikut berkontribusi bagi terciptanya percepatan pembangunan ekonomi yang berorientasi pada kepentingan pembangunan nasional. Disamping itu AFEBI juga merespon isu-isu perekonomian secara global.

"Isu claim change menjadi peluang dalam konteks bisnis sekaligia memberi peluang bagi terciptanya ekosistem ekonomi. Artificial Inteligen (AI) menjadi topik yang dibahas, disamping itu isu perubahan geo politik global yang terjadi juga mempengaruhi secara langsung," ujar Prof Aurik.

Disamping itu AFEBI, lanjut Prof Aurik, memberi kontribusi bagi tumbuhnya kesejahteraan bagi bangsa, dan program AFEBI berdampak salah satu program yang diimplementasikan lewat AFEBI Research Institut.

"AFEBI research institut yang nantinya membahas tentang hilirisasi, MBG, Koperasi Desa dan isu-isu ekonomi strategis lainnya. Dan blue print arah kebijakan pembangunan ekonomi nasional nantinya dirumuskan bersamaan dan hasilnya segera disampaikan kepada pemerintah," terangnya.

Hadir dalam acara pembukaan Kongres AFEBI ke XIV Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. yang diwakili Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Henra Saragih, SH., MH, Gubsu diwakili staf ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat. Ir Alfi Syahriza, ST, M.Eng.Sc.

Acara juga diisi panel diskusi dipandu Dr Sugianto MA dengan menghadirkan pakar ekonomi bisnis antara lain Pipin Moh Saeful Arifin selaku Direktur Eksekutif Kadin Indonesia dan Prof Irfan Syauqi Beik SP MSc Ec yang juga Wakil Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI).

Hadir juga para Dekan FEBI se Indonesia, Para Wakil Rektor UIN SU, Kepala Biro, para Dekan dilingkungan kerja UIN SU serta tamu undangan lainnya. (bp)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru