Selasa, 10 Februari 2026

Indonesia Rayakan Pekan Kerukunan Antarumat Beragama Dunia dan Hari Persaudaran Kemanusiaan Internasional

Zainul Azhar - Minggu, 08 Februari 2026 17:00 WIB
Indonesia Rayakan Pekan Kerukunan Antarumat Beragama Dunia dan Hari Persaudaran Kemanusiaan Internasional
Jakarta, MPOL - Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan perdamaian dan kerukunan antarumat beragama kepada dunia. Dalam rangka memperingati World Interfaith Harmony Week dan International Day of Human Fraternity, demikian Ketua DPD RI Sultan Bactiar Najamudin mengatakan disela-sela acara Minggu (8/2) di DPD RI Jakarta.

Baca Juga:
Acaara yang diselenggarakan oleh Inter-Religious Council Indonesia (IRC Indonesia) ini dihadiri oleh tokoh lintas agama, pemerintah, dan berbagai pihak yang peduli dengan isu-isu perdamaian dunia.

Ketua DPD RI, yang juga menjadi tuan rumah acara tersebut, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Forum Lintas Agama, baik secara nasional maupun global. "Kami sangat beruntung dipercaya menjadi tuan rumah acara ini selama dua tahun berturut-turut. Indonesia menjadi tempat berkumpulnya tokoh-tokoh lintas agama, dan ini adalah bukti bahwa negara kita mampu menjaga harmoni dalam keberagaman.

Menurut Ketua DPD RI, pesan moral tentang pentingnya menjaga kebhinekaan dan solidaritas antarumat beragama kembali ditekankan. Indonesia, dengan segala keberagaman budaya, agama, dan sukunya, terus berkomitmen untuk menjadi contoh dunia dalam menjaga perdamaian dan harmoni di tengah perbedaan. "Pesan kami kepada dunia adalah, Indonesia dengan segala keberagamannya dapat hidup rukun. Ini adalah pesan perdamaian yang ingin kami bagikan ke dunia."

Pada kesempatan yang sama, Prof. Din Syamsuddin, Ketua Kehormatan IRC Indonesia, menjelaskan bahwa perayaan ini juga merupakan bentuk penghargaan terhadap World Interfaith Harmony Week yang telah digelar sejak 2010, serta International Day of Human Fraternity yang mulai diperingati sejak 2020.

"Hari ini kita merayakan dua agenda penting PBB, yang mengingatkan kita akan pentingnya menjaga hubungan antarumat beragama dan persaudaraan kemanusiaan. Indonesia sudah menunjukkan kepada dunia bahwa Pancasila sebagai dasar negara memberikan ruang bagi kerukunan yang tinggi di tengah keberagaman yang ada," tutur Prof. DinS Syamsudin.

Selain itu, Wakil Menteri Agama, Romo Syafei, turut mengingatkan bahwa kerukunan antar umat beragama bukanlah hal yang baru di Indonesia. "Sejak Indonesia merdeka, kerukunan antar umat beragama sudah ada dan terus terpelihara. Hari ini, melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah contoh nyata dari Bhinneka Tunggal Ika."

Acara yang dihadiri sekitar 700 peserta ini menjadi momen penting untuk merayakan kemajemukan dan kebersamaan. Kerukunan antar umat beragama di Indonesia, yang telah berjalan lama, terus dirawat dan diperkuat melalui kegiatan-kegiatan seperti ini.

Kementerian Agama, melalui Badan Moderasi Beragama dan Forum Kerukunan Umat Beragama, terus mendukung dan memfasilitasi berbagai inisiatif yang mengedepankan perdamaian dan moderasi.

Dengan semangat kebersamaan, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi contoh bagi dunia dalam menjaga perdamaian, toleransi, dan keharmonisan di tengah perbedaan, tutur Romo Syafei. (ZAR)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru