Selasa, 22 September 2026

Dukung Transformasi Kelembagaan dan Efektivitas Penanggulangan Terorisme, BNPT RI Adakan Diskusi Terpumpun Bersama Komisi XIII DPR RI

Josmarlin Tambunan - Senin, 21 September 2026 23:21 WIB
Dukung Transformasi Kelembagaan dan Efektivitas Penanggulangan Terorisme, BNPT RI Adakan Diskusi Terpumpun Bersama Komisi XIII DPR RI
Maruli Siahaan saat menghadiri Diskusi Terpumpun bersama BNPT RI di Bogor, Senin (21/9).(ist)
Bogor, MPOL: Anggota Komisi XIII DPR RI, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., dari Fraksi Partai Golkar, menghadiri Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Kantor BNPT, Sentul, Bogor, Senin (21/9) pukul 16.00 WIB.

Baca Juga:
FGD tersebut membahas Kegiatan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Tahun 2027, sebagai bagian dari pelaksanaan RAN PE 2026–2029.

Dalam kegiatan tersebut, Maruli Siahaan bersama Pimpinan dan Anggota Komisi XIII DPR RI mengikuti pemaparan mengenai arah kebijakan, program, serta kegiatan RAN PE yang akan dilaksanakan pada 2027.


Berdasarkan bahan yang disampaikan BNPT, RAN PE 2026–2029 mencakup 111 aksi yang terbagi dalam sembilan tema dengan melibatkan sekitar 70 kementerian/lembaga (K/L).

Pelaksanaan RAN PE mengedepankan pendekatan whole of government and whole of society, yakni penanganan yang membutuhkan sinergi pemerintah sekaligus partisipasi masyarakat.

Sembilan tema tersebut meliputi Kesiapsiagaan Nasional; Ketahanan Komunitas dan Keluarga; Pendidikan, Keterampilan Masyarakat dan Fasilitasi Lapangan Kerja; Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan, Pemuda dan Anak; Komunikasi Strategis, Media dan Sistem Elektronik; Deradikalisasi; Hak Asasi Manusia, Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Keadilan; Pemberdayaan Masyarakat; serta Kemitraan dan Kerja Sama Internasional.

Kehadiran Maruli Siahaan dalam FGD tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan Komisi XIII DPR RI terhadap kebijakan dan program pemerintah di bidang yang menjadi ruang lingkup kerja komisi.

Melalui forum ini, Komisi XIII memperoleh pemaparan mengenai rencana pelaksanaan RAN PE Tahun 2027, termasuk sasaran kegiatan, keluaran (output), target, lokasi pelaksanaan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam setiap program.

Pembahasan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara DPR RI dan BNPT dalam memastikan pelaksanaan program pencegahan dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan dapat berjalan secara terarah dan melibatkan pemerintah daerah maupun masyarakat.

FGD BNPT ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarlembaga dalam pelaksanaan RAN PE 2026–2029, sekaligus memastikan agenda pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan ketahanan masyarakat serta keluarga.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru