Jumat, 13 Februari 2026

Jemaat HKBP Gandi Parapat Nilai Ephorus Merusak Ketenangan Karena Meminta TPL Ditutup

Redaksi - Senin, 25 Agustus 2025 10:23 WIB
Jemaat HKBP Gandi Parapat Nilai Ephorus Merusak Ketenangan Karena Meminta TPL Ditutup
Ist
Gandi Parapat
Jakarta, MPOL -Tokoh masyarakat Sumut, Drs Gandi Parapat yang juga jemaat HKBP Pardomuan Medan menilai Ephorus HKBP Victor Tinambunan telah merusak ketenangan dan kerukunan karena telah bertugas mengembalakan jemaat HKBP diluar tugas pokoknya dengan menyatakan tutup PT TPL.

Ephorus HKBP sengaja datang dari Pearaja Tapanuli Utara ke Jakarta untuk orasi atau berdoa di Tugu Proklamasi bersama ribuan orang menuntut agar Pemerintah menutup PT TPL karena dinilai merusak lingkungan.

Baca Juga:
"Kunjungan ke Tugu Proklamasi Jakarta yang diikuti ribuan dan membacakan pernyataan sikap tutup TPL, kami tidak tau dan tidak perlu mengetahui biayanya darimana apakah dari pengusaha yang ingin merebut areal konsesi Pemerintah untuk diusahai oleh TPL seperti sekarang", kata Gandi Parapat di Jakarta, Minggu (24/8/2025).

Korwil PMPHI Sumut itu pun mengaku bersedia turun ke lapangan bila perlu mendesak Presiden agar segera menutup TPL jika benar-benar merusak lingkungan.Tapi kami membaca pernyataan dan penghargaan Green Industry yang diberikan oleh Pemerintah ke TPL baru-baru ini sehingga kami tak berani menyebut TPL merusak", ujar Gandi Parapat.

"Kalau sudah ada penghargaan dan pernyataan dari Pemerintah kepada TPL lalu apalagi?", tanya Gandi.

Gandi juga mempertanyakan apa pernah Ephorus belajar atau bertugas di bidang ingkungan hidup sehingga memvonis TPL salah atau merusak lingkungan. Apa TPL itu tidak melalui atau dalam pengawasan pemerintah?

"Kami menghormati para Pendeta karena tugasnya yang mulia dan menganggap mereka sebagai wakil Tuhan di bumi, karena mengajarkan kebaikan dan berprilaku yang harus dicontoh, bisa mendamaikan orang yang bertikai. "Damai di Bumi Seperti di Surga", sebutnya.

Ditambahkan, kegiatan Ephorus yang mengajak para pendeta HKBP untuk menutup TPL baik secara langsung maupun tidak itu, menurut Gandi sudah lari meninggalkan tugasnya yang suci, yang digaji oleh warga HKBP lebih dari cukup.

"Kalaupun ada niat seseorang ataupun kelompok mau mengadukan Ephorus karena tugasnya sudah melenceng, kami harap itu tidak perlu.Mari sama-sama kita mendoakan Ephorus dan para Pendeta yang meninggalkan tugasnya pokoknya dan berperilaku seperti politisi atau aktivis", ujarnya.

"Kalau ada kesalahan mereka berdoalah kita secara diam-diam biar Bapamu yang di Sorga yang mendengar, bukan berdoa dipertontonkan umum seperti di Tugu Proklamasi", ujarnya.

"Saya lihat peserta itu tidak ada tokoh nasional yang sering mendampinginnya atau para pakar hukum, mungkin mereka sudah tau Ephorus melenceng", tutup Gandi Parapat.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru