Sabtu, 30 Mei 2026

LPPM Unimed Gelar Pelatihan Pendampingan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis PhET Simulation dan Perancangan Pembelajaran STEM Berbasis Proyek

Redaksi - Sabtu, 30 Mei 2026 15:13 WIB
LPPM Unimed Gelar Pelatihan Pendampingan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis PhET Simulation dan Perancangan Pembelajaran STEM Berbasis Proyek
Ist

Stabat, MPOL -Universitas Negeri Meda (Unimed) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis PhET Simulation dan Perancangan Pembelajaran STEM Berbasis Proyek bagi Guru MGMP Fisika SMA di Kabupaten Langkat.

Baca Juga:
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada Tanggal 21 Mei 2026.


Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Prof. Motlan, M.Sc., Ph.D dan melibatkan empat anggota tim, yaitu Prof. Dr. Karya Sinulingga, M.Si, Prof. Dr. Makmur Sirait, M.Si, Prof. Dr. Nurdin Siregar, M.S., dan Albert Pauli Sirait, S.Pd., M.Hum.


Selain dosen, lima mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA Unimed turut dilibatkan dalam membantu koordinasi, dokumentasi, dan pendampingan peserta selama kegiatan.


Mitra kegiatan PKM ini adalah Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika SMA Kabupaten Langkat yang diketuai oleh Edi Suriadi, S.Pd., M.Sc, dengan peserta sebanyak 35 orang guru dari 45 SMA negeri dan swasta di Kabupaten Langkat.


Berdasarkan survei yang dilakukan Tim Pengusul pada Januari 2026, hanya 52% sekolah memiliki laboratorium fisika yang memadai dan hanya 23% guru yang memanfaatkan simulasi virtual, meskipun 90% sekolah telah memiliki akses internet.


Kondisi ini mendorong Unimed untuk menghadirkan solusi berbasis teknologi yang praktis dan dapat langsung diterapkan di kelas.


Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kacabdis Wilayah II Dinas Pendidikan Provinsi yang diwakili Kabag TU, Muhammad Yusrizal, S.STP dilanjutkan sambutan oleh Ketua MGMP Fisika Kabupaten Langkat Edi Suriadi, S.Pd., M.Sc, selanjutnya kata sambutan dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Stabat dan ditutup dengan kata sambutan dari ketua pelaksanaan PKM Prof. Motlan, M.Sc., Phd.

Para peserta memperoleh pemahaman mendalam tentang pemanfaatan PhET Interactive Simulations dalam pembelajaran fisika, termasuk cara mengintegrasikannya secara efektif ke dalam kerangka Kurikulum Merdeka.


Mereka juga semakin memahami bagaimana pendekatan STEM dapat dikaitkan langsung dengan Profil Pelajar Pancasila dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.


Tidak berhenti pada tataran teori, para guru berhasil menyusun sejumlah produk pembelajaran secara langsung selama kegiatan berlangsung. Setiap peserta membawa pulang draf LKPD berbasis simulasi digital PhET untuk topik fisika pilihan mereka, skenario pembelajaran satu pertemuan lengkap dengan pendekatan inkuiri terbimbing yang siap diintegrasikan ke dalam Modul Ajar, serta rancangan proyek fisika terintegrasi STEM lengkap dengan rubrik penilaian autentik yang mencakup aspek proses, produk, dan presentasi.


Selain itu, peserta juga mendapatkan akses terhadap draf Modul Panduan Pemanfaatan PhET Simulation dan Modul Perancangan Pembelajaran STEM Berbasis Proyek yang disusun oleh tim PKM sebagai referensi berkelanjutan.


Yang menjadikan kegiatan ini lebih bermakna, para guru tidak ditinggal begitu saja seusai pelatihan. Tim PKM menyampaikan komitmen untuk hadir mendampingi implementasi pembelajaran di kelas masing-masing peserta sebagai tindak lanjut program.


Dengan demikian, seluruh ilmu dan produk yang diperoleh selama pelatihan diharapkan benar-benar terwujud dalam praktik pembelajaran yang lebih inovatif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.


Kegiatan ditutup dengan upacara penyerahan luaran secara simbolis: Modul Panduan PhET Simulation dan STEM Berbasis Proyek, LKPD berbasis simulasi.


Program PKM ini merupakan wujud nyata komitmen Unimed dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Melalui pendekatan PhET Simulation dan STEM berbasis proyek, pembelajaran fisika di Kabupaten Langkat diharapkan semakin inovatif dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa sesuai tuntutan Kurikulum Merdeka.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru