Bulog Sumut Dampingi Mendag RI Sidak di Pasar Gambir dan Ritel Modern Kota Tebing Tinggi
Tebing Tinggi,MPOL Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso dan beberapa Dirjen dari Kemendag RI hari ini melakukan Sidak ke pasar tradisional
Ekonomi
Medan, MPOL - Seorang pemuda yang tinggal di Jalan Denai, Gang Hafiz, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, dihajar massa. Pria yang belakangan diketahui bernama Feri (42) itu dikabarkan masyarakat telah membunuh ibu kandungnya sendiri, Rismawati alias Bu Iyes (67), Rabu (2/4/2025) sekira pukul 20.00 WIB.
Baca Juga:
- Residivis 5 Kali Keluar Masuk Penjara Ditangkap Curi Motor di Medan Barat, Begini Modusnya
- Pernah Divonis 7 Tahun Penjara Kasus Shabu, Holmes Purba DPO Polrestabes Medan Pemilik Diskotik Terbul Kembali Ditahan Satnarkoba Tanah Karo
- Tampang Residivis 5 Kali Jambret Gelapkan Motor Ditangkap, Uang Hasil Curian untuk Beli Sabu dan Judi Slot
Video pelaku dikepung warga pun sempat viral di media sosial Tiktok dengan narasi "anak bunuh ibu kandung di Medan Denai". Namun, tak berapa lama video tersebut telah dihapus.
Di video itu terlihat di bagian wajah pelaku sudah berdarah dengan kondisi tidak memakai baju. Warga beramai-ramai menunggu pelaku turun yang saat itu berada di atas tembok rumah warga. Polisi yang menerima laporan tersebut langsung turun ke lokasi mengamankan pelaku dan selanjutnya memboyongnya ke Polsek Medan Area.
Sementara, ibu pelaku ternyata tidak dibunuh alias sehat walafiat. Saat dicek, di tubuh ibu pelaku tidak ditemukan tindakan kekerasan maupun darah.
Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Medan Area, AKP Himawan Chandra memberikan penjelasan. Himawan mengatakan bahwa tidak ada kasus pembunuhan yang dilakukan anak terhadap ibu kandung di Kecamatan Medan Denai.
Himawan menyampaikan awalnya pihaknya mendapatkan laporan informasi dari layanan pengaduan kepada Kapolrestabes Medan terkait adanya dugaan pembunuhan dari salah satu pelapor. Selanjutnya tim Tekab Polsek Medan Area dipimpin Kaniteskrim Iptu Dian Pranata langsung mendatangi TKP dan mengamankan terduga pelaku.
Selain pelaku, saksi-saksi dan diduga korban (ibu pelaku) juga dibawa ke Polsek Medan Area untuk dimintai keterangan.
"Untuk informasi sementara yang kami peroleh dari keterangan saksi (ibu pelaku), sementara masih status saksi, yang menurut sangkutan ini, awal mula adalah pelaku meminta sejumlah uang kepada orang tuanya sendiri. Kebetulan ini adalah hubungan antara anak dengan ibu," kata Himawan didampingi Kanitreskrim Iptu Dian saat diwawancarai di Polsek Medan Area, Rabu (2/4/2025) sekira pukul 23.00 WIB.
Kata Himawan, terduga pelaku ini kerap meminta uang kepada ibunya. Awalnya ibunya memberikan Rp 10.000, lalu diminta lagi kemudian dikasih Rp 5.000.
"Selanjutnya (terduga pelaku) meminta lagi uang, namun untuk yang ketiganya ini tidak diberi. Ketika tidak diberi inilah emosi anak ini memuncak sehingga mengeluarkan kata-kata nada ancaman terkait perkataan 'kubunuh kau'," jelasnya.
Terkait dengan nada ancaman itu terdengar oleh masyarakat sekitar hingga masyarakat sekitar mengamankan dana beramai-ramai menghajar terduga pelaku.

Saat disinggung soal viral di media sosial bahwa adanya anak bunuh ibu kandung, Himawan menegaskan ternyata tidak benar alias hoax.
"Kita pastikan untuk saat ini itu berupa perkataan lisan saja, ancaman, karena tadi disampaikan bahwa sejumlah uang tidak diberi sehingga antusias warga sekitar yang mendengar langsung melakukan pemukulan dan mengamankan terduga pelaku," ungkapnya.
Terduga Pelaku Merupakan Residivis Kasus Tikam Paman
Feri terduga pelaku yang mengancam ibu kandungnya itu merupakan residivis kasus penganiayaan berat (anirat). Menurut informasi yang dihimpun Medan Pos di lapangan, pelaku pernah ditangkap karena menikam pamannya (adik kandung ibu pelaku) menggunakan pisau. Peristiwa itu dikabarkan terjadi setahun yang lalu.
Karena kasus tersebut, pelaku ditahan dan dihukum penjara selama satu tahun. Namun, anak pertama dari tiga bersaudara ini lebih awal keluar alias bebas dari penjara setelah mendapat remisi (potongan masa tahanan).
Baru beberapa bulan bebas dari penjara, Feri kembali berulah kerap mengancam dan menganiaya ibunya karena tidak diberi uang. Dari informasi warga yang tak ingin identitasnya disebutkan menyebutkan bahwa pelaku merupakan pecandu narkoba. Kabarnya, uang yang diminta pelaku dengan cara memaksa itu digunakan pelaku untuk membeli sabu dan berjudi.
Disebutkan pelaku sudah sangat meresahkan masyarakat karena ulahnya yang sering memaksa ibunya memberikan uang kepadanya hingga berujung penganiayaan dan pengancaman.
"Pernah di suatu waktu, ibu korban ditendang dan dipijak-pijak pelaku karena tak diberi uang. Akibat penganiayaan itu, tangan korban sempat bengkak karena ditendang sampai tercampak sekitar tiga meter," ujar warga.
Kapolsek Medan Area, AKP Himawan Chandra mengaku telah mendapat informasi bahwa pelaku merupakan mantan narapidana alias residivis.
"Informasi sementara dari ibu pelaku selaku saksi menyampaikan bahwa yang bersangkutan kurang lebih sekitar 4-5 bulan yang lalu baru keluar dari Lapas," katanya. *
Tebing Tinggi,MPOL Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso dan beberapa Dirjen dari Kemendag RI hari ini melakukan Sidak ke pasar tradisional
Ekonomi
Jakarta, MPOL Ketua DPD RI Menyayangkan keputusan bisnis PT Agrinas Pengadaan mobil pick up operasional Koperasi Merah Putih produk India
Nasional
Medan, MPOL Persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi kerja sama pengelolaan lahan eks PTPN kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, J
Hukum
Jakarta, MPOL , Sukses meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Best CEO 2025 yang diselenggarakan oleh SWA Media Group. Dengan t
Sumatera Utara
Medan, MPOL Memasuki minggu pertama pencairan Tunjangan Hari Raya (THR), masyarakat Indonesia mulai merencanakan berbagai kebutuhan Ramadan
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Pesatnya urbanisasi di Indonesia memicu tantangan sanitasi perkotaan, terutama di kawasan padat penduduk dan pesisir. Peremp
Pendidikan
Binjai, MPOL Menjelang Operasi Ketupat Toba 2026 dalam rangka pengamanan hari raya Idhul Fitri 1447 H, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana
Sumatera Utara
Sei Lepan, MPOL Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH memimpin langsung Tim Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Langkat dalam kunjungan ke Ke
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Satres Narkoba Polres Binjai Sumatera Utara telah mengungkap jaringan narkoba dan berhasil melakukan penangkapan terhadap 11
Sumatera Utara
Pantai Cermin, MPOL Semangat kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan "Jumat Berkah Berbagi Takjil" yang digelar di simpang K
Sumatera Utara