Selasa, 23 April 2024

Dikabarkan Puluhan Oknum Brimob Seser Kawasan Desa di Tanjung Morawa, Kabid Humas: Akibat Salah Paham dan Sudah Dimediasi

Josmarlin Tambunan - Selasa, 20 Februari 2024 17:31 WIB
Dikabarkan Puluhan Oknum Brimob Seser Kawasan Desa di Tanjung Morawa, Kabid Humas: Akibat Salah Paham dan Sudah Dimediasi
Kedua belah pihak yang bertikai akibat kesalahfahaman dilakukan mediasi di Mapolsek Tanjung Morawa.(ist).
Deli Serdang, MPOL:Dikabarkan sejumlah oknum Brimob menyeser kawasan kampung Kerinci di Jl.Sei Blumei Hilir Dusun-I Desa Dagang Kelambir, Kec.Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut, Senin (19/2) malam.

Baca Juga:

Tidak diketahui pasti alasan oknum Brimob itu namun informasi yang diperoleh mereka mencari warga yang melakukan pengeroyokan terhadap anggota Brimob.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekira pukul 21.00Wib, para pria berambut cepak berpakaian preman mengendarai puluhan sepeda motor mendatangi sebuah kampung Kerinci di Jl.Sei Blumei Hilir Dusun-I Desa Dagang Kelambir, Kec.Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut.

Penampilan para oknum itu disebut mirip komplotan bermotor, mereka menyeser sejumlah warga secara random, beberapa warga dipukul dan ingin dibawa paksa.

"Saya gak tau apa-apa bang, tiba-tiba mereka datang mirip geng motor gitu, tapi mereka ngaku Brimob, lalu saya sempat dibawa paksa dan dipukul, bukan saya aja, ada dua lagi pemuda sini dipukuli", kata Haikal, seorang remaja Desa Dagang Kelambir siswa Kelas-III SMK ini turut menjadi korban.

Menurut keterangan saksi lainnya, saat tindakan bringas itu terjadi, ratusan warga berhamburan keluar, puluhan pria berambut cepak itu sempat mendapat perlawanan dan cekcok dengan warga setempat, selang berapa lama anggota Polsek Tanjung Morawa datang ke TKP, sontak saja puluhan pria itupun kabur tancap gas.

Tidak sampai disitu, saat para oknum itu melarikan diri, beberapa diantaranya sempat terjatuh di kampung sebelah tepatnya di Jl. Sei Blumei Hilir Dusun-I Desa Tanjung Morawa-A, mereka sempat dipukuli massa dan akhirnya berhasil diamankan petugas kepolisian ke Mako Polsek Tanjung Morawa.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP. Firdaus Kemit membenarkan kejadian ini, pihaknya telah mengamankan sejumlah oknum Brimob dan beberapa warga, disebutnya ada terjadi kesalah-pahaman.

"Ya, mereka itu oknum Brimob, ada kesalah-pahaman yang terjadi, kedua belah-pihak kami mediasi untuk berdamai, Danki Brimob belum ada menghubungi saya, tapi di sini kami (Polsek.red) hanya membantu mediasi aja", kata Firdaus.

Ketika Medan Pos berada di Mapolsek Tamora, tidak banyak keterangan yang dapat diperoleh, kedua belah pihak langsung dibawa ke sebuah ruangan, sejumlah oknum Brimob berpakaian Dinas juga terlihat di Mapolsek namun enggan memberikan komentar.

Dari data yang diperoleh, dua oknum Brimob yang sempat diamankan di Mapolsek Tamora bernama Wais Alqarni Lubis, (30) dan Hardi (26), mereka tinggal di asrama Brimob Tanjung Morawa, sedangkan pihak warga yang sempat diamankan adalah Indra Aditya (26) dan Haikal seorang pelajar kelas III SMK warga Desa Dagang Kelambir.

"Rekan oknum Brimob lainnya (yang terlibat) sudah juga saya suruh hadir di sini tapi mereka bilang gak usah, dan kalau seorang warga lagi (yang putus kontak.red) apakah dia lari atau ada yang bawa nanti kita kordinasikan lagi dengan pihak Brimob", ujar Kapolsek Firdaus Kemit.

Danki Brimob, Kompi II yon A Tanjung Morawa yang coba dikonfirmasi Medan Pos malam itu, tidak berhasil.

Salah Faham

Sementara itu, Kabid Humas Poldasu Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, kasus itu bermula akibat salah faham.

"Bukan bentrok tetapi karena salah paham. Dua anggota Brimob mengalami luka-luka," ujar Kombes Hadi Wahyudi, yang dikonfirmasi, Selasa (20/2).


"Korban Ridwan Hasibuan/anggota Pas Brimob dan Lambok Manik / Brimob Tjg morawa mengalami luka-luka," sebut Kabid Humas.


Juru bicara Poldasu itu menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Senin (19/02/24) di Jln Sei Blumai Dusun III Desa Dagang Klambir Tanjung Morawa Deli Serdang.

"Berawal ketika adik kandung laki-laki dari Ridwan Hasibuan/anggota Brimob, membawa mobil truck mau memuat pupuk di gudang yang akan di bawa ke Madina, kemudian di palak dibeberapa titik oleh beberapa orang dengan dalih meminta uang rokok.

Kemudian, jelas Kombes Hadi Wahyudi, kedua anggota Brimob itu mendatangi sekelompok orang tersebut hendak menanyakan apa maksud memalak truk adiknya.

Akan tetapi, sambung Hadi lagi, dalam perjalanan beberapa orang tersebut menghadang Ridwan Hasibuan dan Lombok Manik, meneriaki genk motor dan memukulkan kursi panjang yang dipalang di tengah jalan hingga kedua anggota mengalami luka-luka.

"Prosesnya saat ini ditangani Polsek setempat dan tadi malam mereka meminta maaf atas kesalahfahaman yang terjadi. Telah dilakukan mediasi dan kedua belah pihak sudah berdamai," pungkasnya.(dia)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
beritaTerkait
SPKT dan Bhabinkamtibmas Polres Samosir Selesaikan Dua Kasus Dugaan Penganiayaan dengan Mediasi
Cegah Perkelahian Antar Kelompok, Polsek Lima Puluh Mediasi Pemuda
Pasca Arus Balik Liburan Hari Raya 1445 H, Sat Binmas Polres Batu Bara Giat Cooling System Pada Warga Sumber Makmur
Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Buka Layanan Kunjungan Khusus Idul Fitri Bagi Warga Binaan & Keluarga
Diduga Miliki Narkotika Jenis Sabu, 2 Warga Dairi Diamankan Sat Narkoba Polres Samosir
Keluarga Besar Drs Ahmad Sulhan Sitompul MAP Buka Puasa Bersama Warga dan Ustad : Rajut Kembali Silaturahmi
komentar
beritaTerbaru