Menurut informasi yang dihimpun Medan Pos di lapangan menyebutkan
bentrokan berdarah ini mengakibatkan dua orang terluka. Kedua korban disebutkan seorang remaja dan satu orang lagi disebut-sebut masih berstatus siswa memakai baju pramuka. Masing-masing kelompok saling serang menggunakan senjata tajam, batu dan mercon/
petasan shot.
Baca Juga:
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson Sitompul menjelaskan mulanya kelompok masyarakat yang berada tak jauh dari Jalan Tol Belmera/Jalan Panglima Denai mendatangi posko kelompok lain yang posisinya masuk ke dalam Jalan Selambo Raya.
"Di posko ini diduga terjadi penyerangan hingga sejumlah sepeda motor diambil paksa," ucapnya.

Lokasi bentrokan di Jalan Selambo Raya dipenuhi pecahan batu.
Lalu kemudian kelompok dari posko mengejar ke arah jembatan Jalan Tol. Kemudian terjadilah bentrokan antara dua kelompok ini," kata Jhonson saat diwawancarai di lokasi kejadian, Jumat (21/2/2025) sore.
Jhonson mengatakan peristiwa berdarah dari dua kelompok itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Namun, Jhonson belum bisa memastikan dari kelompok mana yang terlibat bentrokan.
"Tadi ketika terjadi pertikaian kami langsung datang ke lokasi bersama beberapa personel berupaya melerai sehingga mungkin ada pihak yang tidak senang, emosi sehingga ada perlawanan," ujarnya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News