Taman Kolam Retensi di Martubung Amburadul Terkesan Tidak Diurus
Medan, MPOL Ruang terbuka hijau atau yang lebih dikenal warga sekitar dengan sebutan Taman Kolam Retensi Martubung yang terletak di Jalan T
Sumatera Utara
Deli Serdang, MPOL - Konflik lahan antar dua kelompok masyarakat penggarap eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II kembali memanas di Jalan Selambo Raya, Desa Amplas, Dusun III A, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (21/2/2025) sekira pukul 13.00 s/d 15.30 WIB.
Baca Juga:
Akibat dari bentrokan masalah lahan garapan tersebut, satu orang tewas usai ditembak. Belum diketahui secara pasti korban tewas karena ditembak menggunakan airsoft gun ataupun petasanshot dari kubu seberang. Korban sempat dibawa kelompoknya ke Rumah Sakit Colombia Asia, Jalan Letda Sujono. Namun, malam harinya didapat informasi bahwa nyawa korban tidak dapat ditolong dan akhirnya meninggal dunia.
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson Sitompul mengatakan identitas korban tewas tertembak petasan yakni Rahmad Dani.
"Sesuai KTP nya yang meninggal ini namanya Rahmad Dani umur 42 tahun warga Jalan Pelajar Timur, Kelurahan Binjai, Kecamatan Denai," kata Jhonson kepada Medan Pos, Jumat (21/2/2025) malam.
"Korban mengalami luka tembak pada leher, di bagian ketiak dan dada sebelah kiri. Sempat dibawa ke RS Colombia Asia di Aksara," tambahnya.
Diketahui, bentrokan berdarah antara dua kelompok masyarakat terjadi di Jalan Selambo Raya, Desa Amplas, Dusun III A, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (21/2/2025) siang.
Menurut informasi yang dihimpun Medan Pos di lapangan menyebutkan bentrokan berdarah ini mengakibatkan dua orang terluka. Kedua korban disebutkan seorang remaja dan satu orang lagi disebut-sebut masih berstatus siswa memakai baju pramuka. Masing-masing kelompok saling serang menggunakan senjata tajam, batu dan mercon/ petasan shot.
Kapolsek Medan Tembung, Kompol Jhonson Sitompul menjelaskan mulanya kelompok masyarakat yang berada tak jauh dari Jalan Tol Belmera/Jalan Panglima Denai mendatangi posko kelompok lain yang posisinya masuk ke dalam Jalan Selambo Raya.
"Di posko ini diduga terjadi penyerangan hingga sejumlah sepeda motor diambil paksa," ucapnya.

Lalu kemudian kelompok dari posko mengejar ke arah jembatan Jalan Tol. Kemudian terjadilah bentrokan antara dua kelompok ini," kata Jhonson saat diwawancarai di lokasi kejadian, Jumat (21/2/2025) sore.
Jhonson mengatakan peristiwa berdarah dari dua kelompok itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Namun, Jhonson belum bisa memastikan dari kelompok mana yang terlibat bentrokan.
"Tadi ketika terjadi pertikaian kami langsung datang ke lokasi bersama beberapa personel berupaya melerai sehingga mungkin ada pihak yang tidak senang, emosi sehingga ada perlawanan," ujarnya.
Jhonson mengaku berkat kesabaran pihak kepolisian memberi penjelasan dan himbauan kepada kedua belah pihak yang bertikai hingga situasi kemudian menjadi kondusif. Selain itu, polisi juga memberikan himbauan untuk mencari solusi.
"Kericuhan diduga masalah lahan, yang mana kami belum tahu legalitas lahan ini bagaimana. Sejauh ini kita belum bisa memastikan jumlah korban luka karena kami masih bekerja, mendata. Bisa dipastikan keributan sama dengan sebelumnya," sebutnya.
"Kami masih memastikan siapa dengan siapa yang ribut. Kami masih di sini sampai situasi benar-benar kondusif," pungkasnya.
Amatan Medan Pos di lokasi, seragam Wakapolsek Medan Tembung, AKP Japri Simamora dipenuhi bercak darah. Ternyata, bercak darah itu berlumuran di seragam Japri saat berusaha melerai dan menolong kedua korban yang sudah penuh luka diduga ditembaki petasan, dilempari batu dan dianiaya menggunakan benda tumpul maupun senjata tajam.
Saat Japri berupaya menolong warga yang sudah dalam keadaan berdarah-darah, ia pun hampir menjadi sasaran amukan warga. Bahkan, bagian bibirnya ikut terkena tonjokan warga kala mencoba menyelamatkan nyawa kedua orang tersebut. *
Medan, MPOL Ruang terbuka hijau atau yang lebih dikenal warga sekitar dengan sebutan Taman Kolam Retensi Martubung yang terletak di Jalan T
Sumatera Utara
Torgamba, MPOL Di balik bibit pohon yang ditanam di sekitar Lapangan Mutiara, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Sel
Sumatera Utara
Torgamba, MPOL Di usia senja, setelah 15 tahun menjalani hidup tanpa suami, Dorma Boru Marbun (68), warga Dusun Pekan Cikampak, Desa Aek B
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Dr. H. Musa Rajekshah, menghadiri lanjutan Musyawarah
Nusantara
Medan, MPOL Jajaran petinggi Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) berharap integritas dan etos kerja Dato&039 Seri H. Syamsul Ar
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Jabat Koordinator APPTHI, Dr. Filep Wamafma Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Hukum di Wilayah Timur, demikian Rektor Inst
Nasional
Serdang Bedagai, MPOL Tabrakan beruntun yang melibatkan Angkutan Kota KPUM, truk Fuso dan truk Hino Dutro di Jalan umum Medan Tebing Tin
Sumatera Utara
Deli Serdang, MPOL Tim gabungan Polresta Deli Serdang, Polda Sumatera Utara, dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang men
Peristiwa
Medan, MPOL Kisruh pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AlHikmah Medan kembali mencuat. Masalah yang dipersoalkan bukan hanya me
Sumatera Utara
Medan, MPOL Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AlHikmah Medan, HM Mursal Harahap, SH, mendesak Polsek Medan Area segera menuntaskan
Sumatera Utara