Selasa, 02 Juni 2026

Saat Reses, Warga Kelurahan Sei Kera Hulu Keluhkan Banjir Akibat Pendangkalan Parit

Jalaluddin Lase - Selasa, 02 Juni 2026 07:55 WIB
Saat Reses, Warga Kelurahan Sei Kera Hulu Keluhkan Banjir Akibat Pendangkalan Parit
Anggota DPRD Sumut dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD meberikan arahan kepada warga saat melaksanakan acara Reses di Jalan Lubuk Kuda No 3 Kelurahan Sei Kera Hulu Kecamatan Medan Perjuangan.(Jal)
Medan, MPOL -Sejumlah warga Kelurahan Sei Kera Hulu khususnya sekitar Titi Sentosa-Jalan Lubuk Kuda keluhkan selalu mengalami kebanjiran, bahkan meluap jika hujan turun lebat dengan intensitas tinggi, akibat kondisi parit sempit dan mendangkal.

Baca Juga:
"Air parit Titi Sentosa-Lubuk Kuda, jika musim hujan selalu melimpah ke jalan dan menggenangi ratusan rumah di sekitaran tersebut," kata Amnur warga Lingkungan 18 saat mengikuti Reses III Pimpinanan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Tahun Sidang II 2025-2026, dr Mustafa Kamil Adam,Sp.PD yang berlangsung Kamis, (21/5/2026) di Jalan Lubuk Kuda No 3 Kelurahan Sei Kera Hulu Kecamatan Medan Perjuangan.


Dikatakannya, jika air banjir yang meluap dari parit tersebut terjadi, maka seluruh jalan dan rumah akan mengalami kebanjiran yang mengakibatkan peralatan rumah tangga juga mengalami kerusakan dan aktifitas warga menjadi terganggu, akibat jalan tidak bisa dilalui kenderaan roda dua dan empat.

Menanggapi hal tersebut Lurah Sei Kera Hulu, Eko Hartadi mengakui bahwa kondisi parit saat ini memang mengalami pendangkalan dan terlalu sempit. Seharusnya sudah harus dilakukan pengerukan agar air banjir tidak lagi meluap ke jalan setiap musim hujan turun.

"Persoalan tersebut sudah dilaporkan pihak kelurahan ke Dinas PU Kota Medan, tinggal menunggu realisasinya," ujar Eko yang baru menjabat beberapa bulan tersebut.

Selain persoalan banjir, warga setempat juga mempertanyakan kategori warga miskin mana yang mendapatkan bantuan sosial, seperti PKH, Sembako, BPJS, KIP sekolah yang digulirkan pemerintah.

Menurut penilaian warga, penerima bantuan tersebut terkesan itu-itu saja dari tahun ke tahun, seharusnya ada update data sehingga penerima manfaat dapat bergantian,kata Putri warga Pandu hilir.

Sementara, Anggota DPRD Sumut Fraksi Nasdemr Mustafa Kamil Adam, Sp PD menyarankan warga agar berkoordinasi dengan Kepling dan pihak kelurahan setempat untuk mendaftar dan mengecek status sosial ekonominya.

"Jika merasa termasuk kategori warga kurang mampu daftarkan data keluarga melalui link resmi. Warga dapat mengecek status apakah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) secara online melalui situs resmi atau aplikasi Kementerian Sosial dengan menyiapkan NIK KTP," saran anggota dewan berlatar belakang dokter spesialis penyakit dalam itu.

Ditambahkan oleh Lurah Eko Hartadi, bahwa pihak kelurahan meyediakan waktu setiap hari Rabu kepada warga untuk mengecek status Desil.

Kegiatan Reses berlangsung tertib dan lancar dihadiri, Eko Hartadi, Lurah Sei Kera Hulu Kecamatan Medan Perjuangan, Syahrul, Ketua DPC Partai Nadem Kecamatan Medan Perjuangan, Eva Marisa, Staf Reses DPRD Sumut, Koordinator Komunitas Sahabat dr Mustafa Kamil Adam,Sp.PD, Muhammad Ichwan,S.Ikom, Vina Meliani, Dara Hidayanti, Irgie Fahrezi, Amin Damanik, Romi dan sejumlah masyarakat lainnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru