Selasa, 02 Juni 2026

Warga Timbang Deli Keluhkan Pemutaran Dari Jalan Turi Keluar ke Jalan SM Raja Medan

Jalaluddin Lase - Selasa, 02 Juni 2026 08:08 WIB
Warga Timbang Deli Keluhkan Pemutaran Dari Jalan Turi Keluar ke Jalan SM Raja Medan
Anggota DPRD Sumut dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD berikan arahan saat melaksanakan acara Reses di Jalan MG Manurung Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas.(Jal)
Medan, MPOL -Sejumlah warga Jalan MG Manurung/Jalan Turi Kelurahan Timbang Deli mengeluhkan jauhnya tempat pemutaran jalan menuju ke Medan. Selama ini warga dari Jalan Turi harus menuju ke arah Polda Sumut untuk bisa memutar atau berbelok kearah Medan.

Baca Juga:
Jauhnya pemutaran/belok ke Medan terkadang merepotkan warga yang hendak bepergian menuju arah ke Medan, ditambah lagi kemacetan pada ruas jalan SM Raja pada saat-saat jam tertentu.

Hal tersebut disampaikan Ningsih mewakili warga Jalan MG Manurung/Turi saat mengikuti Reses III Pimpinanan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Tahun Sidang II 2025-2026, dr Mustafa Kamil Adam,Sp.PD yang berlangsung, Selasa (19/5/2026) di Jalan MG Manurung Kelurahan Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas.

Dikatakan oleh Ningsih, selama ini warga dari Jalan Turi harus menempuh jarak sekitar satu kilometer menuju arah Poldasu/Tanjung Morawa untuk bisa berbelok ke arah Amplas atau menuju ke arah Medan.


Sehingga membutuhkan waktu lama bagi setiap warga yang hendak bepergian keluar dari Jalan Turi. Hal ini terjadi karena adanya pembatas jalan/pulau jalan sepanjang Jalan SM Raja Medan dari Play Over Amplas hingga menuju ke Poldasu arah Tanjung Morawa, kata Ningsih.

Ningsih dan warga lainnya berharap ada perhatian dari pihak Pemko Medan membuka akses jalan di depan Jalan Turi. Sehingga warga lebih mudah keluar masuk. Kendala lainnya ketika membawa orang sakit ke Rumah Sakit, membutuhkan waktu panjang untuk melewati jalan tersebut menuju ke Medan.

Sementara itu Anggota DPRD Sumatera Utara Fraksi Partai NasDem, dr.Mustafa Kamil Adam Sp.PD menyarankan warga Jalan Turi mengusulkan hal tersebut ke Pemko Medan secara tertulis dan menjadi bahan masukan bagi pihaknya untuk disampaikan kepada pihak terkait agar keluhan warga dicari solusinya.

Selain itu, Pariadi tokoh masyarakat Jalan Turi Lingkungan 15 mempertanyakan persoalan banjir yang kerap terjadi di Jalan Langsat dan Gang Langgar Kelurahan Timbang Deli. Menurutnya persoalan banjir di daerah tersebut sudah menjadi persoalan klasik yang sampai saat ini belum bisa dituntaskan.

Menanggapi hal tersebut, Ranto Nainggolan, Kasie Trantib Kec Medan Amplas mengatakan, pihak kecamatan Medan Amplas telah mencanangkan beberapa program untuk mengatasi banjir dan menata keindahan kota melalui se jam membabat rumput (Sejumput), se jam membersihkan parit (Seceret), jumpa sapa warga (Jawara) dan Jumat Barokah.

"Program tersebut rutin dilakukan di Kec.Medan Amplas dalam rangka mengatasi banjir dan mempererat silaturrahmi diantara sesame warga. Sehingga setiap warga punya peran dan tanggung jawab bersama pemerintah menjaga kebersiahan dan keindahan kota," kata Nainggolan.

Kegiatan Reses berlangsung tertib dan lancar dihadiri, Ranto Nainggolan, Kasie Trantib Kec Medan Amplas, Robinson Tarigan, Kasie Trantib Kel Timbang Deli, pegiat sosial Roida Nababan, Eva Rumanti Kepling X, Eva Marisa, Staf Reses DPRD Sumut, Koordinator Komunitas Sahabat dr Mustafa Kamil Adam,Sp.PD, Muhammad Ichwan,S.Ikom, Vina Meliani, Dara Hidayanti, Irgie Fahrezi, Amin Damanik, Romi dan sejumlah masyarakat lainnya.

Pada kesempatan tersebut Ranto Nainggolan juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada anggota DPRD Sumut dr Mustafa Kamil Adam Sp.PD yang telah menyelenggarakan Reses III Pimpinanan dan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Tahun Sidang II 2025-2026 di wilayah kerjanya, sehingga warga mendapat kesempatan menyampaikan aspirasinya guna membangun Kota Medan dan Sumatera Utara,ujarnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru