Senin, 05 Oktober 2026

Belum Dilantik karena Umrah, Inilah Profil Irjen Prof Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya yang Baru

Ardi Yanuar - Minggu, 04 Oktober 2026 23:45 WIB
Belum Dilantik karena Umrah, Inilah Profil Irjen Prof Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya yang Baru
Irjen Pol. Prof. Dadang Hartanto.

Medan, MPOL - Serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Metro Jaya dari Komjen Pol Asep Edi Suheri kepada Irjen Pol Prof Dadang Hartanto ditunda. Dadang belum mengikuti pelantikan meskipun sejumlah Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri dan Kapolda telah dilantik pada Sabtu (3/10/2026) malam.

Baca Juga:

Menurut informasi, Dadang sendiri belum bisa bergabung bersama para pejabat Polri lainnya karena sedang berada di tahan suci menjalani ibadah umrah.

Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merotasi puluhan perwira menengah (Pamen) dan perwira tinggi (Pati) Polri. Dalam surat telegram Kapolri bernomor: ST/ 2205/ X/ KEP/ 2026, salah satu Pati Polri yang menerima promosi jabatan adalah Kapolda Maluku, Irjen Pol Prof Dadang Hartanto. Dadang ditunjuk untuk menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri yang dimutasi menjadi Irwasum Polri.

Ketika Dadang nanti dilantik, otomatis pangkatnya langsung naik satu tingkat lebih tinggi menjadi bintang tiga, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi.

Profil Irjen Dadang Hartanto
Irjen Pol Prof. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.S.i merupakan Pati Polri dengan jabatan sebelumnya Kapolda Maluku. Ia merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994, satu angkatan dengan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Dadang Hartanto cukup dikenal masyarakat Sumatera Utara (Sumut), khususnya Kota Medan. Sebab, ia pernah menjabat Kapolrestabes Medan dan Wakapolda Sumut. Bahkan, pria kelahiran 24 November 1971 itu dua kali meraih pangkat bintang saat bertugas di Sumut.

Saat menjabat Kapolrestabes Medan 2017-2019, banyak gebrakan dan inovasi yang dibuat Dadang. Sebagai orang nomor satu di Polrestabes Medan waktu itu, pria yang dikenal religius ini menggalakkan kegiatan rutin sholat subuh berjamaah dengan berkeliling masjid. Selain itu, permasalahan judi dan narkoba juga diberantasnya, termasuk merapikan setiap pasar yang mengganggu ketertiban umum.

Dadang dikenal mudah dekat dengan masyarakat, kerap membantu orang-orang yang susah dan kemalangan. Ia dikenal sebagai polisi yang rendah hati dan murah senyum. Low profile merupakan karakter Dadang yang selalu menjadi perbincangan orang-orang.

Lebih kurang dua tahun menjabat, Dadang akhirnya meraih pangkat bintang satu (Brigjen Pol) dan dimutasi menjadi Kepala Biro Perencanaan Administrasi (Karorenmin) Bareskrim Polri. Karir Dadang terus bergerak, beberapa bulan kemudian, Dadang dipromosikan menjadi Wakapolda Sumut. Selama satu tahun lebih menjabat, pangkat bintang dua kembali diraih Dadang di provinsi terbesar kedelapan di Indonesia ini. Ia selanjutnya mendapat promosi jabatan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2023).


Irjen Pol Prof. Dadang Hartanto.

Satu tahun kemudian, Dadang dipercaya menjabat Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri. Tak lama setelah itu, nama Dadang Hartanto viral di berbagai media sosial. Saat itu, Dadang diamahkan menjadi komandan upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Monas, Jakarta Pusat, 1 Juli 2025. Presiden Prabowo Subianto yang memimpin jalannya upacara sempat memberikan pujian.

Prabowo mengucapkan terima kasih dan meminta Dadang untuk menghadap dirinya usai upacara.

"Terima kasih komandan upacara. Sampaikan kepada seluruh peserta upacara penghargaan saya. Upacara dilaksanakan dengan semangat, tertib, disiplin," kata Prabowo.

Dadang kemudian menjawab apa yang disampaikan orang nomor satu di Republik Indonesia itu.

"Siap, terima kasih Bapak Presiden, kembali ke tempat," jawab Dadang.

"Sesudah upacara menghadap saya," ujar Prabowo.

Hasil berbuah manis, hanya beberapa minggu setelah memimpin upacara HUT Bhayangkara, Dadang selanjutnya dipromosikan menjabat Kapolda Maluku. Alhamdulillah, satu tahun lebih dua bulan memimpin Polda Maluku, karir Dadang kembali menanjak. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ari Seto yang baru dua hari menjabat langsung mempromosikan Dadang menjadi Kapolda Metro Jaya.

Diketahui, Dadang merupakan Guru Besar Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bidang Ilmu Administrasi Publik pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Riwayat Jabatan Irjen Pol Dadang Hartanto:

- Kapolsek Senen (2005).
- Pabungkol Spripim Polri.
- Kapolres Subang (2009)
- Kapolres Cianjur (2011).
- Wakapolrestabes Bandung (2012).
- Sespri Kapolri (2012).
- Assesor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri (2014).
- Koorspripim Polri (2015).
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2016).
- Kapolrestabes Medan (2017-2019).
- Karorenmin Bareskrim Polri (2019).
- Wakapolda Sumut (2020).
- Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2023).
- Ketua STIK Lemdiklat Polri (2024).
- Kapolda Maluku (2025).
- Kapolda Metro Jaya (2026). *

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru