Selasa, 23 April 2024

Pelindo Belawan Gelar FGD Oil Spill Contigency Plan di Kawasan Pelabuhan Belawan

Toga Pasaribu - Rabu, 21 Februari 2024 20:57 WIB
Pelindo Belawan Gelar FGD Oil Spill Contigency Plan di Kawasan Pelabuhan Belawan
Pelindo Belawan Gelar FGD Oil Spill Contigency Plan di Kawasan Pelabuhan Belawan. (dok-pelindo)
Medan, MPOL -Pelabuhan Indonesia Regional 1 (Pelindo) sukses selenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertemakan oil spill contingency plan, bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, dan Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai. Rabu (21/2).
Acara tersebut di gelar R. Selat Malaka LT 7A, Gedung Graha Pelindo, Belawan.

Baca Juga:
Hadir dalam kegiatan tersebut, Regional Head 1 Pelindo, Yarham Harid, Direktur Sumber Daya Manusia Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, dan Direktur Direktorat Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Republik Indonesia, Jon Kenedi.

Acara tersebut dipandu oleh moderator yaitu Manager Sisman dan HSSE Pelindo Regional 1 Belawan, Rinandar Thamrin, dan menampilkan Aprianus Hangki, Kepala Subdirektorat Penanggulangan Musibah dan Pekerjaan Bawah Air, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, sebagai pembicara utama.

Fokus acara ini terpusat pada FGD yang mendalam mengenai Rencana Kontingensi Tumpahan Minyak (OSCP) di kawasan pelabuhan Belawan dengan best practice penanganan dan penanggulangan tumpahan minyak di Dermaga dan Kolam Pelabuhan.

Narasumber FGD, Aprianus Hangki menekankan berbagai kerangka hukum, termasuk undang-undang, peraturan, dan keputusan menteri seperti Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2010, dan lain-lain, yang bertujuan untuk memastikan perlindungan lingkungan maritim dan menangani potensi keadaan darurat tumpahan minyak.

Kemudian dilanjutkan diskusi mencermati ketentuan UU No. 17 Tahun 2008, menyoroti pentingnya keselamatan dan keamanan dalam transportasi maritim, manajemen pelabuhan, dan perlindungan lingkungan. Peserta menjelajahi aspek seperti kelaiklautan kapal, keselamatan navigasi, dan manajemen fasilitas keselamatan dan keamanan di dalam Pelabuhan.

Acara secara khusus berfokus pada Rencana Kontingensi Tumpahan Minyak (OSCP) untuk kawasan pelabuhan Belawan. Diskusi mencakup dasar hukum, peran dan tanggung jawab pemangku kepentingan, serta aspek prosedural dalam mencegah, mengendalikan, dan membersihkan tumpahan minyak untuk meminimalkan dampaknya pada masyarakat dan lingkungan laut.

Definisi yang diuraikan dalam PM 58 Tahun 2013 dibahas, menekankan pentingnya tindakan cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk mengendalikan, mengurangi, dan membersihkan tumpahan minyak di perairan dan pelabuhan.

Forum menyoroti signifikansi latihan reguler untuk meningkatkan kemampuan personel dalam merespons kejadian pencemaran.
Sebagai kesimpulan, Pelindo tetap berkomitmen untuk menegakkan standar tertinggi dalam keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan di sektor maritim. Perusahaan mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, pembicara, dan pemangku kepentingan atas keterlibatan aktif mereka dalam Forum Keselamatan penting ini.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab oleh peserta FGD dan diakhiri dengan sesi foto bersama. (Topas)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru