Sabtu, 30 Agustus 2025

Seorang Perwira Polisi Berdarah-darah Dilempar Batu Saat Pengamanan Demo di Medan

Ardi Yanuar - Sabtu, 30 Agustus 2025 01:17 WIB
Seorang Perwira Polisi Berdarah-darah Dilempar Batu Saat Pengamanan Demo di Medan
Ardi.
Hidung dan mulut Ipda Janos tampak bercucuran darah akibat dilempari batu oleh para demonstran yang diduga dilakukan pelajar.

Medan, MPOL - Salah seorang personel dari Polrestabes Medan wajahnya berdarah-darahdilempar batu oleh para demonstran yang diduga dilakukan oleh sejumlah pelajar SMA/ SMK di Medan.

Baca Juga:

Aksi lembar batu dan mercon tembak dilakukan massa aksi yang didominasi ratusan pelajar itu terjadi di sela-sela saat sejumlah mahasiswa dan para driver ojek online (ojol) sedang berorasi di depan Gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (29/8/2025) sore. Massa aksi menyampaikan tuntutat soal tunjangan anggota DPRD hingga driver ojol yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta.

Amatan Medan Pos di lapangan, awalnya seratusan mahasiswa dari berbagai universitas datang ke gedung DPRD Sumut menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka, sekira pukul 15.00 WIB, tak lama kemudian disusul sejumlah driver ojol. Selama hampir dua jam berorasi dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan Polwan berada di barisan depan, situasi masih tampak kondusif.

Entah bagaimana, dari simpang Jalan Sutoyo Siswomiharjo/ Perdana, massa aksi yang diduga pelajar berkisar ratusan orang melakukan penyerangan kepada polisi dan anggota Brimob yang tengah berjaga-jaga. Bukan hanya batu, mercon tembak pun berkali-kali diluncurkan hingga suara letusan mewarnai demo sore hari itu. Mereka tampak memegang kayu dan tongkat.

Mendapat serangan mendadak, puluhan anggota Brimob dilengkapi dengan helm, tameng dan kendaraan taktis (rantis) serta sejumlah polisi bergerak maju mencoba menghalau serangan. Petugas sempat kewalahan karena aksi lempar batu dan tembakan mercon terus melayang ke arah petugas. Aksi itu berlangsung selama lebih dari satu jam hingga akhirnya aparat menguasai persimpangan jalan, tepat di depan Gedung Bank Mandiri.

Namun, batu-batu terus melayang ke arah petugas yang berusaha memukul mundur massa anarkis. Tiba-tiba, saat ikut berusaha menghalau para pelajar, Ipda Janoslan Hubert Sinaga yang berada di barisan depan, di samping kanan pasukan Brimob, terkena lemparan batu yang mengenai bagian depan wajahnya. Darah pun bercucuran keluar dari mulut dan hidung Kasubnit Judisila Satreskrim Polrestabes Medan itu.

Sejumlah anggota kepolisian lalu menarik Janos untuk mundur dan merangkul serta menggiringnya ke tempat lebih aman.

Wakasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKP Marvel Ansanay yang melihat juniornya itu sudah dalam keadaan berdarah-darah kemudian dengan berlari menggiring Janos masuk ke dalam Gedung DPRD Sumut, untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara, aksi lempar batu terus berlanjut dari depan RS Siloam Dirga Surya, lalu di simpang Jalan Pengadilan, tepat di depan RS Malahayati. Akan tetapi, tak lama kemudian Ipda Janos kembali ke jalan mencoba membantu petugas kepolisian lainnya berupaya mengamankan situasi.


Situasi di di persimpangan Jalan Pengadilan dipenuhi batu yang berserakan.

Tembakan gas air mata dan semprotan air dari rantis Brimob diarahkan kepada massa anarkis. Penyerangan dari mayoritas diduga dari pelajar itu semakin menjadi-jadi hingga petugas bertahan di persimpangan Jalan Imam Bonjol. Situasi pun berubah menjadi mencekam.

Namun, situasi semakin memanas lantaran secara tiba-tiba anggota Brimob yang menghadap ke depan persimpangan Jalan Kejaksaan dilempar batu dari arah belakang, Jalan Perdana. Massa anarkis terpecah menjadi tiga titik sampai petugas kewalahan mengantisipasi serangan dan berusaha mengejar para pelajar.

Sekira pukul 18.20 WIB, massa aksi sudah berhamburan melarikan diri, sementara tim gabungan masih berjaga-jaga di persimpangan jalan. Situasi pun sudah kondusif sampai azan magrib berkumandang. *

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Turunkan 1.100 Personil Amankan Demo, Pelaku Anarkis Ditindak Tegas
Motif Pria di Medan Siksa Pacar hingga Tewas, Kelamin Korban Ditusuk Botol-Dipaksa Minum Air Kencing
Unjukrasa di DPRD Sumut, Sejumlah Polisi Alami Luka Saat Pengamanan
Massa Ormas Geruduk Persidangan Kasus Josniko Aniaya Warga Pancur Batu, Humas PN Lubuk Pakam: Tak Ganggu Konsentrasi
Massa Demo ke PN Lubuk Pakam, Minta Hakim  Vonis Josniko Tarigan Diatas Tuntutan Jaksa - Jangan Bela Preman
Polrestabes Medan Gerebek Kos-kosan di Medan Polonia Jadi Sarang Narkoba dan Judi
komentar
beritaTerbaru