Kinerja Positif, Produktivitas Kebun Sei Kopas Bulan Januari 2026 Raih 120,80% Diatas RKAP
Asahan, MPOL Mengawali tahun 2026, Kebun Sei Kopas PTPN IV Regional II, meraih prestasi dengan kinerja yang memukau mencapai target produk
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Aksi kejahatan begal semakin hari semakin menggila di Kota Medan. Sudah beberapa kali peristiwa pencurian dengan kekerasan (curas) itu terjadi di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polrestabes Medan.
Baca Juga:
Baru-baru ini, komplotan begalviral saat beraksi di Jalan Karya Budi, Kecamatan Medan Johor, Rabu (12/11/2025) dini hari. Seorang pengendara motor (pemotor) yang baru saja pulang kerja menjadi sasaran komplotan pelaku begal. Para pelaku mengikuti lalu memepet kendaraan korban dan kemudian menodongkan parang ke arah korban.
Akibat dari kejadian tersebut, korban kehilangan sepeda motor Honda Vario 125 CBS new warna hitam striping hijau yang dirampas pelaku.
Menilik maraknya begal, membuat praktisi hukum Muslim Muis angkat bicara. Direktur Pusat Studi Hukum dan Pembaharuan Peradilan (Pushpa) itu mengatakan kejadian-kejadian begal merupakan tanggung jawab Kapolrestabes Medan, Komisaris Besar Polisi (KBP) Jean Calvijn Simanjuntak.
Menurutnya, kejahatan jalanan yang sudah sangat meresahkan masyarakat tersebut faktanya hingga kemarin masih saja terjadi. Pengungkapan dengan menangkap para pelaku 'rayap' besi/ kayu tidak sebanding dengan pengungkapan begal yang masih terus terjadi.
"Itu kapolres nya gak perlu banyak tebar pesona. Faktanya hingga hari ini juga (begal) masih terjadi. Artinya, jangan (pengungkapan) itu dianggap sebuah keberhasilan. Kapolres itu juga harus tahu tindakan itu bukan keberhasilan tapi itu bentuk tanggung jawab. Makanya harus dibersihkan semua kejahatan begal," kata Muslim Muis kepada Medan Pos, Kamis (13/11/2025).
Tanggung jawab kapolrestabes yang dimaksud Muslim yakni bukan keberhasilan menangkap para pelaku begal akan tetapi sebagai bentuk tanggung jawab sebagai pemimpin yang memberikan rasa pelindung, pengayom dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Jangan dikasih penghargaan yang kekbegitu. Memang kerjaan dia (kapolres) mengungkap dan menangkap para pelaku begal. Makanya, kalau masih gagal berarti dia (kapolrestabes) gagal," sebutnya.
"Jangan hanya tangkap, konferensi pers, ya kan, ternyata sehabis konferensi pers ada lagi pelakunya. Karena apa? Dia mengganggap itu sebuah reward atau keberhasilan," sindirnya.
Kalau menurutnya sebagai pengamat hukum, sambung Muslim, pengungkapan itu bukan sebuah keberhasilan tetapi sekali lagi ia menegaskan bahwa itu bentuk tanggung jawab KBP Calvijn sebagai orang nomor satu di Polrestabes Medan.
"Sebagai kapolres untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Kota Medan. Jadi keberhasilan itu menurut saya setiap hari tidak ada lagi begal atau minimal sebulan sekali, atau ada pengurangan. Ini mana ada pengurangan, makin gawat kutengok," ujarnya.
Sebelumnya, Kota Medan kembali dihantui dengan aksi kejahatan jalanan yang terbilang ekstrim, yakni pencurian dengan kekerasan (curas) yang biasa disebut begal. Seakan sudah darurat begal, kota metropolitan ini selalu disajikan dengan sejumlah aksi begal yang sudah sangat meresahkan masyarakat.
Baru-baru ini, seorang pengendara motor (pemotor) Honda Vario 125 dibegal saat pulang kerja. Korban dibegal oleh sejumlah pelaku mengendarai dua unit sepeda motor berboncengan. Dari video yang viral dilihat di akun instagram @tkpmedan, peristiwa itu terjadi di Jalan Karya Budi dekat SPBU Primbana, Kecamatan Medan Johor, Rabu (12/11/2025) dini hari.
Dari narasi yang dimuat di akun tersebut menceritakan bahwa korban diikuti dua sepeda motor dengan tiga pelaku. Para pelaku memepet korban dan mematikan kunci motor yang dikemudikan korban. Salah satu pelaku turun sambil menodongkan senjata tajam (sajam) jenis parang sembari memaksa korban menyerahkan motornya.
Akibat dari kejadian tersebut, motor Honda Vario 125 CBS new warna hitam striping hijau dirampas pelaku.
Terkait kejadian tersebut, Kapolsek Delitua Kompol PS Simbolon maupun Kanitreskrim Iptu Hermawan ketika dikonfirmasi, Kamis (13/11/2025) dini hari hingga saat ini masih enggan memberikan jawaban. *
Asahan, MPOL Mengawali tahun 2026, Kebun Sei Kopas PTPN IV Regional II, meraih prestasi dengan kinerja yang memukau mencapai target produk
Sumatera Utara
Asahan, MPOL Sebagai bentuk nyata kepedulian dan komitmen kebun Sei Kopas PTPN IV Regional II turut serta ikut mensejahterakan dan mendukun
Sumatera Utara
Medan, MPOL &ndash Frank & co., luxury jewellery brand terkemuka di Indonesia, resmi membuka kembali gerai Frank & co. Sun Plaza M
Sumatera Utara
Asahan, MPOL Mengawali tahun 2026, Kebun Sei Kopas PTPN IV Regional II meraih prestasi kinerja yang memukau dengan mencapai target produksi
Sumatera Utara
Medan, MPOL Subdit I Indag Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah pasar di kota Meda
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Bank Indonesia secara resmi memberikan penetapan izin usaha kepada Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (IDCX) dan
Ekonomi
Jakarta, MPOL &ndash Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan pesan penuh harapan dan semangat kepada K
Nusantara
Labuhanbatu, MPOL Mantap, Jajaran Satres Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil gagalkan peredaran narkoba skala besar. Dimana, Seorang residi
Sumatera Utara
Medan, MPOL Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) gun
Sumatera Utara
Sumsel, MPOL Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) menjadi strategi baru dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pa
Nusantara