Perumnas Mandala, MPOL - Warga Jalan Cenderawasih, Camar dan Elang Perumnas Mandala Kelurahan Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, malam ini dikejutkan masuknya Truk Fuso BK 8702, yang langsung terjerembab di parit dipersimpangan Jalan Garuda dan Cenderawasih 1, Jumat dini hari (19/12) sekira pukul 02.00 Wib.
Baca Juga:

Parit yang dihancurkan truk diduga proyek PU DS
Truk bermuatan sertu 9 kubik ini membuat lubang besar di parit itu, namun setelah truk lainnya berdatangan, baru bisa menarik truk yang terpelosok itu dari lubang di tepi parit simpang Garuda Cenderawasih itu.
Belum puas melubangi tepian jalan itu, truk gila ini langsung menuju persimpangan Jalan Cendrawasih dan Elang, disini, truk yang sudah kesurupan ini terjembab lagi di parit persimpangan itu dan menyisakan lubang menganga.
Warga setempat yang kebingungan bertanyan. pada salah seorang pengemudi truk itu apa yang sedang mereka lakukan. Dari salah seorang mereka mengatakan, bahwa mereka hendak melakukan penimbunan areal jalan elang dan Cenderawasih yang memang sudah rusak parah untuk kemudian di aspal.
Ini maksudnya mau ngapain pak, kok masuk begitu saja tanpa pemberitahuan ke warga, apalagi ini udah tengah malam, " tanya John Purba yang juga pengacara di Medan.
Namun dari salah seorang pria yang belum dikenal itu mengaku kalau ini proyek Dinas PU Deli Serdang.
Akibat kecerobohan pimpro proyek ini, dua badan jalan rusak parah. dan, John Purba menyampaikan kepada pekerja yang hendak bekerja di malam yang sedang rintik hujan ini, bahwa pekerjaan itu disosialisasikan dulu kepada masyarakat baru boleh dikerjakan.
Sebenarnya kami bukan butuh aspal, kami butuh pembenahan saluran pembuangan air atau parit, apalagi dari banjir kemarin, sedimentasi lumpur yang terbawa banjir sudah membuat saluran air yang ada rusak. Ini malah dihancurkan truk itu.
Saat ini, saluran pembuangan air yang diharapkan dibenai justru dihancurkan, jadi gimana ini kalau banjir semakin besar sementara saluran air tidak ada lagi yang becus.
Mohon pak, jangan persulit lagi, jangan sampai amarah warga memuncak. asal kalian tahu aja, sejak perumnas Mandala berdiri belum pernah kami lepas dari banjir, bahkan banjir terakhir kemarin, di lokasi kami ini tingginya mencapai 2 meter..tegas John Purba alumni Fakultas Hukum Nomensen ini.bp
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan