Rabu, 11 Februari 2026

Maruli Siahaan Ketua Panitia Asia Regional Assembly

Josmarlin Tambunan - Senin, 09 Februari 2026 00:24 WIB
Maruli Siahaan Ketua Panitia Asia Regional Assembly
Anggota DPR RI Komisi XIII yang juga ketua panitia acara Asia Regional Assembly (AsRA) 2026 Poto bersama dengan utusan dedominasi gereja.(ist)
Medan, MPOL: Kombes Pol (Purn) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Dapil Sumut I, hadir sebagai Ketua Panitia yang memberikan kontribusi penting dalam pembukaan dan pelaksanaan Asia Regional Assembly (AsRA) 2026 yang berlangsung di Hotel Grand City Hall Medan, Jl. Balai Kota No. 1, Kesawan, Kec. Medan Barat, Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga:
Pertemuan ini merupakan salah satu forum regional gereja terbesar di Asia yang diselenggarakan oleh United Evangelical Mission (UEM) Asia. Forum tersebut mengangkat tema "The Beam in Our Eye: Discrimination in Church and Diaconia" — sebuah tema yang mengajak gereja-gereja untuk melakukan refleksi kritis tentang realitas diskriminasi, baik yang nampak secara kasat mata maupun yang tersembunyi dalam struktur sosial dan pola pelayanan gereja.

Dalam sambutannya, Maruli Siahaan menegaskan bahwa tema kegiatan kali ini bukan hanya sekadar topik teoretis, melainkan panggilan untuk melakukan introspeksi dan perubahan nyata di lingkungan gereja dan masyarakat luas. Ia menyatakan bahwa diskriminasi masih nyata terjadi, bahkan dalam praktik pelayanan yang nampaknya sudah "biasa".

"Sebagai umat beriman dan sebagai pelayan publik, kita harus berani mengakui bahwa diskriminasi tidak selalu terlihat terang benderang. Terkadang ia berakar dalam tradisi, kebiasaan, atau struktur yang kita anggap normal. Forum ini bukan hanya untuk berdiskusi, melainkan untuk menyusun strategi nyata agar nilai keadilan, penghormatan martabat manusia, dan inklusivitas menjadi nyata dalam pelayanan kita sehari-hari," ujar Maruli dalam salah satu sesi diskusi.

Selain refleksi teologis, Maruli juga menyoroti relevansi tema tersebut dengan dinamika sosial dan kebijakan publik. Menurutnya, nilai-nilai yang dibicarakan dalam AsRA 2026 menjadi landasan penting dalam mendukung pembangunan sosial yang berkeadilan, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta penguatan perlindungan terhadap kelompok yang rentan. AsRA 2026 dihadiri oleh delegasi dari berbagai denominasi gereja anggota UEM Asia, termasuk delegasi gereja dari Indonesia, Filipina, Sri Lanka, Hong Kong, dan negara lainnya. Hadir pula perwakilan dari Asia Women dan Asia Youth, serta staf UEM yang mendukung kerja sama lintas gereja di kawasan Asia.

Dalam konferensi ini, EPHORUS Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) diwakili oleh Pdt. Dr. Deonal Sinaga, S.Th., M.Th., yang hadir sebagai salah satu delegasi resmi HKBP. Kehadiran perwakilan pimpinan HKBP menunjukkan komitmen kuat gereja tersebut terhadap agenda refleksi dan pembaharuan pelayanan di tingkat regional.

Rangkaian kegiatan di Hotel Grand City Hall Medan berlangsung beberapa hari, mencakup sesi panel, lokakarya tematik, diskusi kelompok, hingga sesi refleksi bersama yang dipandu oleh para teolog dan praktisi pelayanan dari berbagai negara. Topik yang dibahas tidak hanya menyinggung teori diskriminasi, tetapi juga menghadirkan studi kasus praktis serta pengalaman lapangan dari konteks gereja di masing-masing negara peserta.

Para peserta sepakat bahwa tantangan diskriminasi dalam gereja dan pelayanan diakonia memerlukan pendekatan yang menyeluruh — tidak hanya dari aspek teologis tetapi juga dari aspek budaya, sosial, dan kebijakan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pijakan awal untuk membangun kerja sama lintas gereja guna mendorong pelayanan yang lebih adil dan inklusif di masa depan.

Menutup kegiatan, Maruli Siahaan kembali menegaskan harapannya agar apa yang telah dibahas dan dirumuskan dalam AsRA 2026 tidak berhenti di hotel konferensi saja, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam konteks kehidupan kongregasi masing-masing, serta memberi inspirasi bagi upaya-upaya kebijakan sosial di tingkat nasional dan regional.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru