Selasa, 10 Februari 2026

Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut Dukung Kinerja Kapolrestabes Medan

Iwan Suherman - Senin, 09 Februari 2026 23:35 WIB
Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut Dukung Kinerja Kapolrestabes Medan
Ist
Gelmok Samosir sampaikan orasinya.
Medan, MPOL -

Baca Juga:
Massa aksi menamakan dirinya Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut aksi damai depan Polrestabes Medan, Senin (9/2/26)

Dalam orasinya, Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut mendukung kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak untuk memberantas segala bentuk kejahatan.

Pantauan di lokasi demo, tampak massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Ketua LSM Penjara Indonesia, Ahmad Rizal alias Boy dalam orasinya menyampaikan bahwa kinerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak saat ini sudah mulai menunjukkan perkembangan yang nyata.

"Terlihat keseriusan beliau beserta jajaran dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Medan. Hal ini patut kita apresiasi bersama," ucapnya.

Kami juga menyatakan keprihatinan mendalam atas adanya laporan masyarakat terkait kasus pencurian handphone yang berujung pada dugaan penganiayaan terhadap dua korban.

Peristiwa tersebut sangat menciderai rasa keadilan dan nurani masyarakat.

Oleh karena itu, kata Boy, ia menyatakan dukungan penuh terhadap kinerja Bapak Kapolrestabes Medan, khususnya kepada penyidik Satreskrim Polrestabes, agar dapat menegakkan hukum secara profesional, transparan, dan berkeadilan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihaknya masih dan akan terus menaruh kepercayaan kepada Kapolrestabes beserta jajaran, termasuk Kasat Reskrim untuk menegakkan hukum seadil-adilnya demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Medan.

"Kami juga menegaskan akan terus melakukan pengawalan terhadap setiap proses penegakan hukum, agar Kota Medan yang kita cintai ini dapat aman, kondusif, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa bebas dan tenteram seperti sebelumnya " terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPCP Sumut, Nico Nadeak.

Dalam orasinya, DPCP Sumut nyatakan dukungan kepada Kapolrestabes Medan beserta seluruh jajarannya.

Ini kata Nico, merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberantas narkoba, perjudian, dan berbagai tindak pidana kriminal lainnya di Kota Medan.

"Sebagai masyarakat Kota Medan, kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Bapak Kapolrestabes Medan serta jajaran untuk mengambil tindalan tegas dan terukur kepada pelaku kejahatan demi menjaga Kamtibmas yang aman dan konduaif," ujarnya.

Nico melanjutkan, terkait peristiwa yang terjadi di Polsek Pancurbatu, ia menegaskan bahwa tidak boleh ada tindakan main hakim sendiri dalam bentuk apapun.

"Kami hadir dan menyatakan dukungan kepada Kapolrestabes Medan untuk menyikapi perkara ini secara adil, profesional, dan transparan, demi menjunjung tinggi rasa keadilan di tengah masyarakat. Kami menolak segala bentuk upaya oknum-oknum tertentu yang mencoba mendiskreditkan, atau membully institusi Polri," ucapnya.

Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumut, Dedi Harvi menambahkan apa yang dilakukan Polrestabes Medan semata-mata untuk kepentingan dan perlindungan masyarakat luas.

Polri hadir untuk rakyat, dan kami berdiri bersama Polri.

Hari ini tidak ada lagi narasi omong kosong, semua proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, kita patut menghargai setiap proses hukum yang berlangsung.

"Yang penting, hukum ditegakkan secara setara, transparan, dan tanpa intervensi dari pihak mana pun. Intervensi adalah sumber utama rusaknya keadilan dan kewibawaan hukum di negara ini. Bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa kinerja kepolisian saat ini sudah semakin baik. Tidak ada lagi ruang bagi pelanggaran hukum yang dibiarkan tanpa sanksi. Siapa pun yang melanggar hukum harus ditindak," pungkasnya.

Sementara itu Advokat, Gelmok Samosir SH MH dalam orasinya menegaskan jika mereka hari ini berdiri di sini bukan untuk mencaci, bukan untuk membuat gaduh, akan tetapi hari ini mereka datang dengan satu suara dan satu tujuan, yakni mendukung Polrestabes Medan untuk terus dan terus memberantas kejahatan di Kota Medan.

"Kota Medan adalah kota besar. Namun kota besar tidak boleh dikuasai oleh begal. Kota besar tidak boleh lumpuh oleh narkoba. Kota besar tidak boleh dikotori oleh judi, kekerasan, dan teror di jalanan. Kami lelah melihat anak muda menjadi korban begal. Orang tua pulang kerja dengan rasa takut. Generasi muda dirusak oleh narkoba dan ekonomi rakyat kecil hancur karena judi," kata Gelmok.

Ia menyatakan dengan tegas, cukup sudah, Kota Medan harus aman.

"Bapak Kapolrestabes Medan yang kami hormati, kami melihat kerja nyata bapak dan jajaran. Kami melihat razia, kami melihat penangkapan dan kami melihat pengungkapan kasus. Kami tahu tugas ini tidak mudah, kami tahu tekanan itu besar, kami tahu ada yang senang, dan ada pula yang terganggu," terangnya.

Ia juga menyampaikan satu pesan penting, yakni pemberantasan kejahatan harus adil, penegakan hukum harus berani dan bermartabat. Tidak pandang bulu, tidak tumpul ke atas, tidak tajam ke bawah, karena keamanan tanpa keadilan adalah semu, serta keadilan tanpa keberanian adalah kosong.

"Kami ingin Medan menjadi kota yang aman, kota yang manusiawi, kota yang hukumnya ditegakkan dengan nurani. Kami percaya Polrestabes Medan mampu," ungkap Gelmok Samosir.

Kami percaya aparat kepolisian adalah mitra rakyat. Dan kami percaya, jika polisi dan masyarakat berjalan bersama. Tidak ada ruang bagi kejahatan untuk tumbuh di Kota Medan.

"Kami menyatakan dukungan penuh kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak " ungkap Gelmok.(*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Iwan Suherman
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru