Selasa, 03 Maret 2026

Anggota DPRD Sumut Dorong Gubernur Segera Terbitkan Peraturan Larangan Takap Ikan Kecil

Efendi Damanik - Selasa, 03 Maret 2026 13:08 WIB
Anggota DPRD Sumut Dorong Gubernur Segera Terbitkan Peraturan Larangan Takap Ikan Kecil
Ist
Ikan pora-pora hasil tangkapan dari Danau Toba.
Simalungun, MPOL -Penangkapan ikan bilih atau yang familiar disebut dengan sebutan ikan pora-pora dengan menggunakan net 0,5 kembali berlangsung marak dikawasan danau Toba khususnya di kabupaten Simalungun dan kabupaten Tobatanpa peraturan yang jelas.

Baca Juga:

Penangkapan ikan pora-pora secara tak beraturan dan bebas hingga di hulu sungai yang mengalir ke Danau Toba kembali marak dan memicu kekhawatiran akan kelestarian ekosistem dan populasi ikan di perairan danau vulkanik terbesar di dunia tersebut.

Sejumlah nelayan dilaporkan menangkap ikan pora-pora, termasuk yang masih berukuran kecil, tanpa memperhatikan ukuran tangkapan. Praktik ini dinilai berpotensi mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan dalam jangka panjang dan diperkirakan akan punah kembali seperti 7 tahun silam


Menanggapi kondisi tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Gusmiyadi mendesak Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk segera menerbitkan peraturan yang melarang penangkapan ikan berukuran kecil di Danau Toba dan larangan menggunakan net di bawa 1 inci

"Perlu ada regulasi yang tegas agar penangkapan ikan, khususnya pora-pora, tidak dilakukan secara sembarangan. Jika ikan kecil terus ditangkap, maka dalam beberapa tahun ke depan stok ikan bisa menurun drastis," ujarnya, Selasa (3/3).


Menurutnya, peraturan tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melindungi nelayan tradisional yang menggantungkan hidup dari hasil tangkapan di Danau Toba. Ia menilai, tanpa aturan yang jelas, praktik tangkap berlebihan akan sulit dikendalikan.

Selain itu, DPRD Sumut juga mendorong dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan di lapangan serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem danau. Sosialisasi tentang ukuran layak tangkap dan musim penangkapan dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru