Sabtu, 07 Maret 2026

Panic Buying BBM di Medan, Saatnya Pemerintah dan Masyarakat Menjaga Ketenangan

Redaksi - Jumat, 06 Maret 2026 20:34 WIB
Panic Buying BBM di Medan, Saatnya Pemerintah dan Masyarakat Menjaga Ketenangan
Ist
Johannes Sitompul
Medan, MPOL -Fenomena antrean panjang di sejumlah SPBU di Medan hari ini menunjukkan adanya kekhawatiran di tengah masyarakat terkait ketersediaan bahan bakar minyak. Banyak warga memilih mengisi BBM lebih cepat dari biasanya karena khawatir akan terjadi kelangkaan dalam waktu dekat.

Baca Juga:
Kondisi ini kemudian memicu kemacetan dan kepadatan di beberapa titik pengisian BBM di kota Medan.

Padahal sebelumnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menyampaikan bahwa stok BBM secara nasional masih dalam kondisi aman untuk sekitar 20 hari ke depan. Pernyataan ini seharusnya menjadi sinyal bahwa masyarakat tidak perlu panik.

Namun kata Wakil Ketua Perisai Rakyat Nusantara (PRN) Sumatera Utara (Sumut), Johannes Sitompul, realitas di lapangan menunjukkan bahwa kekhawatiran publik seringkali lebih cepat menyebar dibandingkan informasi resmi yang disampaikan pemerintah.

"Situasi ini menjadi pelajaran penting bahwa komunikasi publik dari pemerintah harus terus diperkuat agar informasi yang disampaikan benar-benar dipahami oleh masyarakat", kata Johannes.


Di sisi lain lanjutnya, masyarakat juga diharapkan tidak terpancing untuk melakukan panic buying, karena tindakan tersebut justru berpotensi menciptakan kepanikan baru dan mengganggu distribusi yang sebenarnya masih berjalan.

"Dalam situasi seperti ini, yang dibutuhkan adalah ketenangan, kepercayaan, dan sikap rasional dari semua pihak", ujarnya.

Johannes Sitompul juga berharap pemerintah perlu memastikan distribusi berjalan lancar dan informasi disampaikan secara transparan, sementara masyarakat diharapkan menggunakan BBM sesuai kebutuhan.

Dengan sikap saling menjaga kepercayaan, stabilitas pasokan energi dapat tetap
terjaga.***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru