Medan, MPOL -Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, SH, menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Cipanas, Lingkungan XVII, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (12/7/2026).
Baca Juga:
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme sekaligus mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman.
Di hadapan ratusan warga, Hadi Suhendra menegaskan bahwa wawasan kebangsaan bukan sekadar materi yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Menurut politisi yang akrab disapa Hendra itu, Indonesia merupakan negara yang berdiri di atas keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan bahasa, yang merupakan kekuatan besar yang harus terus dijaga melalui semangat persatuan, toleransi, dan saling menghormati antarsesama.
"Perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Justru keberagaman adalah kekayaan bangsa yang harus kita rawat bersama. Selama kita berpegang teguh pada Pancasila, persatuan Indonesia akan tetap kokoh," ujar Hendra.
Ia menjelaskan bahwa empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan fondasi yang tidak boleh dipisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia.
Menurut Hendra, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks. Selain perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, hingga provokasi di media sosial, dapat mengganggu persatuan apabila masyarakat tidak memiliki pemahaman kebangsaan yang kuat.
Karena itu, ia mengajak masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu mengedepankan semangat persaudaraan dalam setiap persoalan.
"Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah. Saring setiap informasi sebelum membagikannya. Persatuan bangsa harus menjadi kepentingan bersama yang wajib kita jaga," tegasnya.
Politisi Partai Golkar itu juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini kepada generasi muda. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang cinta Tanah Air, menghargai perbedaan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Hendra menilai, semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta budaya musyawarah harus terus dipelihara sebagai jati diri bangsa Indonesia yang telah diwariskan para pendiri bangsa.
Ia uga mengajak seluruh tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan elemen masyarakat untuk terus menjadi teladan dalam menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan sosial diyakini dapat diselesaikan melalui dialog dan semangat kekeluargaan.
Menurutnya, Kota Medan sebagai kota yang dihuni masyarakat dari berbagai latar belakang, harus terus menjadi contoh daerah yang mampu menjaga keharmonisan serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.
"Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga Kota Medan tetap aman, damai, dan kondusif. Jika persatuan tetap terjaga, pembangunan akan berjalan dengan baik dan kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat," katanya.
Melalui kegiatan tersebut, Hendra berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong tetap menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia. **
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News