Minggu, 12 Juli 2026

Syaiful Ramadhan Usulkan Penguatan Pendidikan Moral dan Upacara di Hari Besari Nasional

Rifki Warisan - Minggu, 12 Juli 2026 20:14 WIB
Syaiful Ramadhan Usulkan Penguatan Pendidikan Moral dan Upacara di Hari Besari Nasional
Istimewa
Anggota DPRD Medan, Syaiful Ramadhan, saat sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wasbang di dua lokasi, Minggu (12/07/2026).
Medan, MPOL -Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syaiful Ramadhan, menegaskan pentingnya memperkuat semangat kebangsaan di kalangan generasi muda melalui pendidikan karakter, pembiasaan nilai-nilai nasionalisme, serta sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang).

Baca Juga:
Hal tersebut disampaikannya saat sosialisasi Penyebarluasan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di dua lokasi, yakni di Jalan STM No. 70, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, di Jalan Eka Suka 8, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Minggu (12/07/2026).

Politisi Dapil 5 ini mengatakan, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut seluruh elemen bangsa untuk terus menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Syaiful mengusulkan agar peringatan hari-hari besar nasional di lingkungan sekolah kembali dihidupkan melalui pelaksanaan upacara bendera.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghormati jasa para pahlawan, dan membangun karakter kebangsaan sejak usia dini.

"Momentum hari-hari nasional harus dimanfaatkan untuk menanamkan semangat nasionalisme kepada peserta didik. Upacara bendera menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif dalam membentuk rasa cinta kepada bangsa dan negara," ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong agar pendidikan moral di sekolah kembali diperkuat. Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda tidak cukup hanya melalui penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus dibarengi dengan penanaman nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, gotong royong, serta sikap saling menghormati.

"Pendidikan moral harus menjadi perhatian bersama. Anak-anak kita perlu dibekali akhlak dan karakter yang baik agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia," katanya.

Syaiful juga menekankan pentingnya sosialisasi nilai-nilai kebangsaan, termasuk Empat Pilar Kebangsaan, dilakukan secara lebih aktif dan berkelanjutan.

Menurutnya, pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Ia berharap kegiatan sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu melahirkan generasi yang memiliki semangat nasionalisme, menjunjung tinggi persatuan, serta mampu menjaga keutuhan NKRI di tengah keberagaman bangsa.

"Jika nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan Empat Pilar terus dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, maka kita akan memiliki generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, cinta tanah air, dan siap menjaga persatuan Indonesia," pungkasnya. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru