Lubuk Pakam, MPOL -Sejumlah
Fraksi di DPRD Kabupaten Deli Serdang mulai mempertanyakan keterlambatan pembayaran biaya makan minum kegiatan fraksi selama 7 bulan terakhir. Hingga kini, dana tersebut belum juga dicairkan oleh Sekretariat DPRD.
Baca Juga:
Pertanyaan itu disampaikan Ketua
Fraksi gabungan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) yakni Pantura Wahyu Danin. Dia menyebut, untuk uang makan minum belum dibayar, sejauh ini untuk biaya makan minum tamu dan lainnya ditanggung pribadi.
"Belum dibayar, ya kalau ada tamu kita tanggung sendiri biayanya," kata Wahyu Danin, Rabu (16/7/2026).
Dimana sebagaimana diketahui biaya makan minum itu merupakan hak fraksi yang sudah dianggarkan dalam APBD 2026. Dana tersebut digunakan untuk operasional rapat fraksi, koordinasi dengan konstituen, dan kegiatan pengawasan.
Terpisah, Ketua
Fraksi PKS
DPRD Deli Serdang Abdul Rahman juga membenarkan belum dibayarnya biaya makan minum
Fraksi. Rahman mengakui untuk secara detailnya menyarankan untuk mempertanyakan ke ke Bendahara fraksi Syarifuddin. Ketika ditanya menyarankan untuk kordinasi dengan lebih berwenang.
Sementara itu pihak Sekretariat DPRD Deliserdang ketika dikonfirmasi terkesan "melempar bola". Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Sekretariat DPRD Deliserdang Mahmudin Siregar, S.Sos., M.M mempersilahkan untuk menanyakan ke Kabag Umum DPRD Deliserdang.
"Tanyak ke PPTK-nya (Kabag Umum) aja. Kami di keuangan gak tau masalahnya apa," ungkapnya.
Sementara Kabag Umum DPRD Deliserdang Idris membenarkan kalau uang makan minum fraksi belum dibayar. Namun penyebabnya karena Laporan administasi dari
Fraksi yang belum semua lengkap.
" Kalau keuangan tidak ada masalah, terlebih kendala belum dibayar karena laporan administrasi dari fraksi yang belum lengkap. Kalau sudah lengkap pasti kami selesaikan. Kalau uang ada," sebut Idris.
Sementara ketua
Fraksi Persatuan pembangunan Bintang Indonesia ( PPBI ) Misnan Aljawi ketika di konfirmasi wartawan malah ketawa. "Gak usah di tanya tanyalah masalah keuangan di DPRD uda paham lah kalian", bilangnya.
Ketika di tanyak paham apa nya, Misnan menjelaskan sejak 2 tahun terakhir ini masalah keuangan di DPRD terasa sulit, uang makan minum fraksi 50 % di kurangin dan susah di bayarkan.
"Sppd dan sosper di kurangin, staf Honor di
Fraksi di kurangi tenaga ahli
Fraksi di kurangi, Di DPRD Deli serdang 2 tahun terakhir ini terasa di beda dengan masa masa sebelum nya terasa di miskin kan", tuding Misnan.
"Walaupun begitu kita tetap menjalankan tugas kita seperti biasa sebagai anggota DPRD, menjalankan amanah rakyat yang sudah di amanahkan kepada kami.Ya mudah mudahan ada perubahan ke depan nya terkait kesejahteraan kawan kawan di DPRD", cetus Misnan lagi.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News