Selasa, 21 Juli 2026

Eks Pj Wali Kota Banda Aceh Kunjungi Agrobisnis Aren di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang Untuk Dikembangkan Di Aceh

Why - Senin, 20 Juli 2026 16:06 WIB
Eks Pj Wali Kota Banda Aceh Kunjungi Agrobisnis Aren di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang Untuk Dikembangkan Di Aceh
Almuniza Kamal bersama Ustadz Khairul Ghazali meninjau lokasi pembibitan aren dan berdiskusi mengenai teknik pengembangan bibit unggul sebagai tanaman konservasi. (ist)
Deli Serdang, MPOL: Mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal, melakukan kunjungan studi banding ke pusat agrobisnis Aren di Pesantren Al Hidayah, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga:
Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari pengembangan tanaman aren sebagai tanaman konservasi yang memiliki manfaat ekologis sekaligus bernilai ekonomi.

Kedatangan Almuniza Kamal disambut langsung oleh Pimpinan Pesantren Al Hidayah, Ustadz Khairul Ghazali, yang memaparkan pengembangan budidaya aren mulai dari pembibitan, penanaman hingga pengolahan berbagai produk turunannya. Rumah Aren Al-Hidayah yang berada di bawah binaan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi salah satu pusat pembelajaran pengembangan komoditas aren berbasis pesantren.

Kunjungan ini merupakan bagian dari studi banding untuk menggali praktik terbaik pengembangan tanaman aren sebagai tanaman konservasi yang akan diterapkan di sejumlah kawasan di Aceh yang terdampak banjir besar pada tahun 2025.

"Kami datang untuk belajar dari pengalaman Pesantren Al Hidayah dalam mengembangkan aren secara terpadu. Harapannya, konsep ini dapat diterapkan di Aceh sebagai bagian dari rehabilitasi kawasan hulu dan daerah aliran sungai, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis aren," ujar Almuniza Kamal.

Menurutnya, tanaman aren memiliki sistem perakaran yang kuat sehingga mampu menjaga struktur tanah, meningkatkan infiltrasi air, mengurangi erosi, serta mendukung upaya mitigasi bencana banjir di masa mendatang.

Sementara itu, Ustadz Khairul Ghazali menjelaskan bahwa Pesantren Al Hidayah telah mengembangkan ribuan bibit aren sebagai bagian dari program konservasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain menghasilkan produk bernilai ekonomi seperti gula aren, kolang-kaling, dan berbagai olahan lainnya, aren juga dinilai sangat efektif dalam menjaga kelestarian tanah dan sumber daya air.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru