Senin, 10 Agustus 2026

KTV SS dan SKY Di Rantauprapat Jual Ekstasi Dengan Harga Fantastis, Capai Hingga 270 Ribu Perbutir

Budi Ardiansyah - Senin, 10 Agustus 2026 13:47 WIB
KTV SS dan SKY Di Rantauprapat Jual Ekstasi Dengan Harga Fantastis, Capai Hingga 270 Ribu Perbutir
Ist
Situasi di SKY KTV masih dipadati para remaja yang menunggu di depan tempat hiburan malam tersebut.
Labuhanbatu, MPOL - Luar biasa, KTV SS dan SKY yang terletak dibilangan Jalan H. Adam Malik By Pas Rantauprapat, menjual ekstasy dengan harga cukup fantastis hingga mencapai Rp. 270.000,- per butirnya.

Baca Juga:
"Di Sky 270 ribu sebutir, kalau di SS 250 ribu, gak mau kurang mereka harganya," ujar Taufik, salah seorang pengunjung Tempat Hiburan Malam (THM) di Rantauprapat, Minggu (9/8/2026) sekira pukul 23.30 WIB malam.

Dijelaskannya, untuk THM SKY diperjualbelikan oleh pengedar bernama panggilan Ade dan Si Panjang. Namun, kedua 'pemain' ini pun dikendalikan seseorang bermarga Sianturi yang selalu stay di komplek THM setempat.

"Sama si Ade dan si Panjang bisa dibeli di SKY KTV, merk-nya macam- macam, ada kepala singa, Heneken dan yang lainnya. Koordinatornya bermarga Sianturi. Mahal kali harganya, tapi gitupun banyak yang beli," bilang Taufik.

Ditempat lain, Chandra Ritonga (41) warga Rantauprapat juga mengemukakan hal senada, kalau di SS KTV juga menjual ekstasy dengan harga terbilang tinggi.

"Disitu mahal bang, 250 Ribu per butir, yang jualan nama panggilannya Somad dan Didong di SS KTV. Mereka biasa nongkrong dekat meja kasir di belakang," celetuknya.

Kendati demikian, Chandra meminta agar para pengedar obat-obatan terlarang ini dapat segera ditindak, untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika jenis Pil Ekstasy di wilayah inti kota Rantauprapat.

"Ditangkap saja lah, kalau gak ditindak mereka semakin meraja Lela," pintanya.

Beredar rumor di lapangan, bahwa pengambilan pil Ekstasy oleh bandar ditaksir hanya bermodal senilai 140 Ribu per butirnya. Sehingga apabila kembali dijual seharga 250 Ribu saja setiap butir, maka bandar akan mendapati keuntungan sebesar 110 Ribu per butirnya.

"Coba bayangkan dengan kebutuhan 'penikmat music jedag jedug' yang diestimasikan sebanyak 1.000 butir per Minggu, maka dapat diperkirakan adanya peredaran uang sedikitnya sebesar Rp. 250.000.000,- dengan keuntungan bandar sebesar Rp. 110.000.000,- setiap minggunya.

Untuk mendapatkan data yang berimbang, belum ada 1 pun pihak pengelola/manajemen SS KTV dan SKY yang berminat memberikan keterangan.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru