Rabu, 12 Agustus 2026

Nyatakan Duka Cita Dalam Bentuk Kehadiran, Maruli Siahaan Sampaikan Doa dan Penghiburan

Josmarlin Tambunan - Selasa, 11 Agustus 2026 23:25 WIB
Nyatakan Duka Cita Dalam Bentuk Kehadiran, Maruli Siahaan Sampaikan Doa dan Penghiburan
Dr Maruli Siahaan,SH MH menyampaikan penghiburan dan doa kepada keluarga yang berduka, Selasa (11/8).(ist)
Medan, MPOL:Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., selaku Ketua Umum PPSD Siahaan Kota Medan sekaligus anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, didampingi Pengurus dan anggota PPSD Siahaan Kota Medan, melaksanakan kunjungan sosial (melayat) ke rumah duka Farida Br. Parapat (Op. Naftalya Boru), yang telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga dalam usia 78 tahun, Selasa (11/8).

Baca Juga:
Kehadiran Maruli Siahaan sebagai pengingat bahwa kehilangan orang yang dicintai tak dapat diganti dengan apapun. Hanya, kehadiran, pelukan persaudaraan, dan doa dapat menjadi penguat bagi keluarga yang sedang berduka.

Almarhumah merupakan istri dari Alm. M. Pohan (Op. Naftalya Doli), Pomparan ni Raja Hinalang, bagian dari anggota PPSD Siahaan Sektor 06 Medan Selatan. Rumah duka berada di Jl. Saudara Ujung, Kota Medan.

Di hadapan keluarga yang berduka, Maruli Siahaan menyampaikan rasa turut berdukacita yang mendalam. Ia memberikan penguatan serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, ketenangan hati, kesehatan, dan kekuatan dalam menerima kehendak Tuhan.

"Ketika satu keluarga berduka, maka seluruh keluarga besar PPSD Siahaan turut merasakan dukanya. Kita mungkin tidak dapat menghapus rasa kehilangan, tetapi kita dapat hadir, menemani, mendoakan, dan memberikan kekuatan agar keluarga tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi masa duka ini," ungkap Maruli.

Kunjungan sosial tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Maruli Siahaan untuk terus membangun kedekatan dengan keluarga besar PPSD Siahaan sekaligus masyarakat luas.

Sebagai Anggota DPR RI Komisi XIII, Maruli memanfaatkan masa reses bukan hanya untuk menyerap aspirasi dan mendengar berbagai persoalan masyarakat, tetapi juga untuk hadir dalam kehidupan nyata masyarakat—berbagi sukacita, mendampingi dalam kesulitan, dan memberikan penghiburan ketika duka datang.

Baginya, menjadi wakil rakyat bukan semata-mata menjalankan tugas di ruang-ruang formal, tetapi juga tentang hadir dengan hati, mendengarkan, peduli, dan berjalan bersama masyarakat dalam berbagai keadaan.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru