Dewan Pengawas Bulog Sidak Pasar, Pastikan Pasokan Beras SPHP dan Minyak Goreng
Medan, MPOL Kenaikan harga pangan pokok biasanya terjadi selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) termasuk bulan Ramadhan dan Idul Fitri
Ekonomi
Medan, MPOL - Polsek Patumbak hingga saat ini belum mampu mengungkap kasus pembunuhan yang sudah berjalan 2,5 tahun lamanya. Karena dianggap tak serius, kinerja Polsek Patumbak pun dipertanyakan.
Baca Juga:
- Kejatisu Bantah Tidak Sinergi Dengan Polri Berantas Peredaran Narkoba, Kapoldasu: 1.118 Tersangka Narkoba dan Sabu 179 Kg Diamankan
- Modus Pengiriman lewat Buku 680 Gram Sabu Tujuan Mataram Digagalkan Polisi
- Kerja 100 Hari, Polrestabes Medan Sikat 156 Kg Sabu dan 60 Ribu XTC Jaringan Internasional : 718 Tersangka Dibui
Kasus itu pun menjadi perhatian masyarakat sampai-sampai praktisi hukum angkat bicara.
Adalah Direktur Pusat Studi Hukum dan Pembaharuan Peradilan (Pushpa) Sumut, Muslim Muis yang memberikan tanggapannya. Kata Muslim, kasus pembunuhan merupakan kejahatan berat yang memang kewajiban polisi untuk mengungkapnya. Kalau sampai 2,5 tahun sampai tak terungkap, ia pun mempertanyakan kinerja Polsek Patumbak.
"Kita pertanyakan kinerja kepolisian bagaimana? Kita minta Kapolseknya untuk segera aktif mencari siapa pelakunya, apalagi identitas pelaku sudah diketahui," kata Muslim Muis saat dihubungi Medan Pos, Selasa (16/4/2023) malam.
Muslim mengatakan jangan sampai nanti masyarakat tidak percaya dengan Polsek Patumbak.
"Karena apa? Karena sudah 2,5 tahun kejadian pembunuhan berlalu. Itu kan kejahatan berat. Kalau perlu gunakan segala cara untuk menangkap pelakunya," tegasnya.
"2,5 tahun itu lama lah. Artinya kalau ini gak segera dituntaskan maka kepastian hukum kan tidak tercipta," tambahnya.
Walaupun sempat didemo, sambung Muslim, Polsek Patumbak harusnya bisa membuktikan kalau perkara ini bisa terungkap, maka masyarakat akan mengapresiasi polisi.
"Kejahatan berat itu wajib diungkap. Jangan menjadi PR bagi Polsek Patumbak untuk tidak mengungkap pelaku kejahatan. Kalau Polsek Patumbak gak mampu ya limpahkan perkara itu ke Polda Sumut," pungkasnya.
Diketahui, kasus penikaman berujung maut yang dialami korban Poltak Sinambela hingga kini tak jelas perkembangan kasusnya. Pasalnya, selama 2,5 tahun kasus itu tak mampu diungkap Polsek Patumbak. Bahkan pelaku disebut-sebut masih bebas berkeliaran.
Beredar informasi dari masyarakat bahwa kasus pembunuhan ini sengaja 'dipetieskan'.
Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chan ketika dikonfirmasi awak media, Senin (15/4/2025) terkait tak kunjung ditangkapnya pelaku yang membunuh korban memilih bungkam alias tidak memberi jawaban.
Kapolrestabes Medan, Komisaris Besar Polisi (KBP) Teddy JS Marbun ketika dikonfirmasi mengatakan akan mengecek kasus tersebut.
"Terima kasih infonya. Nanti dicek apa hambatannya," kata Teddy.
Sebelumnya, Polsek Patumbak dibawah komando Kompol Faidir Chan hingga sekarang belum mampu menangkap pelaku yang telah membunuh Poltak Sinambela (48). Bahkan, kasus tersebut sudah berjalan hampir 2,5 tahun lamanya. Masyarakat pun menuding polisi tak serius menangani kasus tersebut.
Padahal, Polsek Patumbak pernah didemo oleh keluarga dan masyarakat lainnya untuk meminta polisi segera menangkap pelaku yang menikam korban hingga tewas di bawah jembatan flyover Amplas, Kecamatan Medan, Amplas. Peristiwa itu terjadi 5 November 2021 silam.
Anak korban, Anto Mangiring Sinambela mengatakan kedatangan mereka untuk mendesak Polsek Patumbak agar segera menangkap pelaku yang hingga kini masih bebas berkeliaran.
"Maksud saya datang kemari meminta keadilan dari keluarga korban karena sampai saat ini pelaku belum juga ditangkap," kata Anto waktu itu, Senin (29/11/2021).
Ia pun meminta agar polisi tidak berdiam diri sebab pelaku jelas-jelas sudah diketahui identitasnya. Adapun identitas pelaku diketahui dengan nama panggilan Palembang Sinaga. Pelaku sudah dibuat daftar pencarian orang (DPO) oleh polisi. *
Medan, MPOL Kenaikan harga pangan pokok biasanya terjadi selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) termasuk bulan Ramadhan dan Idul Fitri
Ekonomi
Medan, MPOL Sebagai Ketua Umum PPSD Siahaan Kota Medan, Kombes Pol (Purn) Dr Maruli Siahaan SH,MH juga sebagai anggota Dewan Perwakilan Rak
Sumatera Utara
Medan, MPOLDirektur Utama PT Bank Sumut (Perseroda) mengajak seluruh pegawai untuk naik kelas dari dalam. Bersamasama bertumbuh, berpresta
Sumatera Utara
Pancur Batu, MPOL Memasuki H7 bulan suci Ramadhan 1447 H, keluarga besar PAC Pemuda Pancasila Medan Tuntungan bersama seluruh ranting Pemu
Sumatera Utara
Pancur Batu, MPOL Memasuki bulan Suci Ramadhan 1447 H, Lapas Kelas IIA Pancur Batu bersama Tim Safari Ramadhan Kanwil Ditjenpas Sumatera U
Sumatera Utara
Semangat sinergi bagi negeri kembali diwujudkan oleh PT Indako Trading Coy melalui kolaborasi edukatif bersama dealer Garuda Mas Motor Binja
Sumatera Utara
Nisel, MPOL Anggota Komite I DPD RI sekaligus Sekretaris Tim Kerja Pengaduan Masyarakat BAP DPD RI, Pdt. Penrad Siagian melakukan kunjungan
Sumatera Utara
Medan, MPOL Seorang pelajar SMU tewas dengan kondisi kepala pecah akibat terlindas truk tangki setelah sebelumnya ditabrak sepeda motor, di
Peristiwa
Medan, MPOL Chery Indonesia resmi luncurkan Chery C5 CSH (Chery Super Hybrid) di Kota Medan sebagai bagian dari ekspansi teknologi hybrid C
Ekonomi
, MPOL Maudy Ayunda Tampil Memukau dengan Perhiasan Natural Diamond yang Dibuat Khusus dari Frank & co. di Sundance Film Festival 2026
Hiburan