Rabu, 16 September 2026

Tegas di Dunia Digitalisasi, Guru Labusel Dibekali Teknologi IFP

Candra Siregar - Rabu, 16 September 2026 19:11 WIB
Tegas di Dunia Digitalisasi, Guru Labusel Dibekali Teknologi IFP
Candra Siregar
Kacabdis wilayah VII diwakil kasi Maswala Sari foto bersama Ketua MKKS Eddi Sonti dan Fasilitator yang belajar di Tangerang.

Kotapinang, MPOL - Dunia pendidikan terus bergerak memasuki era digitalisasi. Guru dituntut tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang efektif, interaktif dan menarik.

Baca Juga:
Hal itu menjadi perhatian dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Integrasi Teknologi Interactive Flat Panel (IFP) yang digelar selama satu hari di SMAN 1 Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Rabu (16/09/2026).

Kegiatan tersebut diikuti guru bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dari SMA di bawah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Rantauprapat. Dari sekolah sasaran, masing-masing sekolah mengutus dua guru untuk mendapatkan pembekalan penggunaan IFP dalam proses pembelajaran.

Bimtek menghadirkan fasilitator digitalisasi pembelajaran yang sebelumnya mengikuti pelatihan di Tangerang. Pengetahuan tersebut kemudian diteruskan kepada para guru sebagai bekal untuk mengembangkan dan membagikan kemampuan penggunaan IFP di sekolah masing-masing.

Ketua MKKS SMA Kabupaten Labuhanbatu Selatan sekaligus tuan rumah kegiatan, Eddi Sonti, menegaskan bahwa digitalisasi pendidikan bukan sekadar menghadirkan perangkat teknologi di ruang kelas, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

"Ke depan kita siapkan empat ruangan untuk kegiatan belajar berbasis digital. Ruangan tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung bimbingan belajar serta berbagai kegiatan peningkatan kompetensi siswa," ujar Eddi.

Sementara itu, Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Rantauprapat, Maswala Sari, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya penguasaan teknologi oleh guru. Ia berharap peserta yang telah mengikuti pelatihan mampu menjadi penggerak digitalisasi di sekolah masing-masing.

"Insyaallah, yang sudah mengikuti pembelajaran di Tangerang akan mengajarkan kepada dua orang di setiap SMA yang mengikuti Bimtek hari ini. Merekalah nantinya yang akan meneruskan dan mengajarkan kembali di sekolah masing-masing," ungkapnya.

Maswala juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dihadapi bersama. Menurutnya, tidak ada guru yang boleh merasa paling mengetahui ataupun merasa tertinggal dalam mengikuti perkembangan teknologi pembelajaran.

"Tidak ada guru yang paling tahu dan tidak ada guru yang tertinggal," tegasnya.

Melalui Bimtek Integrasi Teknologi IFP ini, para guru diharapkan mampu mengoptimalkan perangkat digital sebagai bagian dari proses belajar mengajar, sehingga teknologi tidak sekadar menjadi fasilitas tambahan, tetapi benar-benar memberi dampak terhadap kualitas dan interaktivitas pembelajaran siswa.

Kegiatan turut dihadiri sejumlah kepala sekolah, di antaranya Kepala SMAN 1 Kotapinang Edi Sonti, Kepala SMAN 2 Kotapinang Syafrida Azwar Harahap, Kepala SMAN 1 Torgamba Bisler, Kepala SMAN 3 Torgamba Dr. Siti Nurojiyam, Kepala SMAN 1 Kampung Rakyat Jonson Manurung, Kepala SMAN 2 Kampung Rakyat Yuniarsi, Kepala SMAN 1 Sei Kanan Japar Lelo, Kepala SMAN 1 Silangkitang Parlindungan Dalimunte, Kepala SMAS Widya Darma Andi Ardiyanto serta Kepala SMAS Advent Teladan Erwin Barnes Siregar. (Can)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru