Apel Gabungan, Sekda Kota Binjai Tekankan Peran Pendidikan Dalam Pembangunan
Binjai, MPOL Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., MM bertindak sebagai pembina apel dalam apel gabungan Aparatur
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Beberapa bulan lagi, pemilihan kepala daerah (pilkada) periode 2024-2029 di Kabupaten Karo akan digelar. Salah satu kandidat yang akan maju mencalonkan diri menjadi Bupati Karo adalah Abetnego Panca Putra Tarigan, M.Si.
Baca Juga:
Abet sapaan akrabnya yang saat ini menjabat Deputi II Kepala Staf Presiden ini menyatakan keseriusannya sebagai bakal calon (bacalon) Bupati Karo.
Hasrat dan keinginannya itu ia utarakan untuk memajukan pendidikan dan kesehatan di daerah yang terkenal dengan wisatanya tersebut. Pendidikan dan kesehatan salah satu program yang ingin dibenahi Abet jika nanti terpilih menjadi Bupati Karo.
Abet mengaku sudah mendaftar dan mengikuti tahapan seleksi sebagai bacalon kepala daerah ke sejumlah partai politik, seperti PDIP, Gerindra, NasDem, Hanura dan Perindo. Ia pun telah mengikuti tahapan-tahapan ke sejumlah partai.
"Mulai dari pendaftaran, hingga fit and propertest (sudah dijalani)," kata Abet saat diwawancarai Medan Pos di Medan, Selasa (3/7/2024).
Dijelaskan putra asli Karo ini, sejauh ini Abet terus membangun komunikasi dengan sejumlah partai untuk mendukungnya membangun tanah kelahirannya.
"Sejauh ini perkembangannya cukup positif, perkembangannya cukup baik di mana hasil survei menunjukkan saya cukup kompetitif dalam pilkada Karo," sebutnya.
Menurut Abet, Karo dikenal sebagai daerah dataran tinggi di Sumut yang kaya akan hasil pertanian dan memiliki potensi yang besar. Selain itu, Karo juga merupakan salah satu daerah pariwisata.
Keunggulan Karo mulai dari sektor pertanian, pariwisata dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) belum dikelola dengan maksimal.
"Saya saat ini menjadi Deputi Kantor Presiden melihat pentingnya menggunakan, memanfaatkan, memaksimalkan pengalaman dan pengetahuan serta jaringan saya untuk membawa Karo ke arah yang lebih maju," kata Abet.
Menurutnya, masih banyak persoalan yang mesti dituntaskan di Karo, seperti pendidikan, kesehatan yang masih jauh dari kata baik. Berdasarkan data tingkat usai sekolah, masyarakat Karo juga masih tertinggal dengan rata-rata hanya menyelesaikan jenjang hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Karena itu, dia berniat tak hanya membuat hilirisasi pada sektor pariwisata dan pertanian, namun juga peningkatan SDM dengan membuat sekolah yang berkualitas dan terjangkau khususnya bagi keluarga kurang mampu.
"Memang ada motivasi saya agar anak-anak muda kembali ke daerahnya. Kita ingin ini menjadi model bagi anak-anak daerah untuk pulang membangun tanah kelahiran," terangnya.
Pria yang dikenal ramah dan suka tertawa ini menyebut akan menyegerakan pendidikan dan kesehatan di Karo ke standar nasional.
"Perlu kerja nyata untuk segera meningkatkan pendidikan dan kesehatan yang memang masih dibawa standar nasional. Karena itu, perlu perbaikan infrastruktur perlu ditingkatkan. Harapan kita sekolah-sekolah dan akses kesehatan di Karo mengalami peningkatan ke depan," pungkasnya.
Sosok Abetnego Tarigan
Dari berhasil sumber yang dihimpun, Abet dikenal sebagai aktivis lingkungan hidup dan pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) pada 2012-2016.
Abet pun pernah aktif di forum lingkungan Sawit Watch sebelum sebelumnya ia menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP) tahun 2012-2016.
Abet diketahui alumnus Institut Bisnis Nusantara dan menyelesaikan studi magister ilmu lingkungan di Universitas Indonesia (UI).
Selain itu, Abet juga banyak terlibat dalam penyusunan rencana penyelesaian konflik agraria di Indonesia.
Kemudian, Abet merupakan salah satu anggota panitia antar kementerian dan atau antar non kementerian yang terlibat penyusunan rancangan peraturan presiden tentang percepatan pelaksanaan reforma agraria pada tahun 2022.
Ia juga salah satu anggota gugus tugas reforma agraria pusat, Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional. *
Binjai, MPOL Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., MM bertindak sebagai pembina apel dalam apel gabungan Aparatur
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai terus mengembangkan kasus dugaan korupsi proyek fiktif di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan
Sumatera Utara
Medan, MPOL Pengurus nazir Masjid Al Ikhlas, Desa Batu Penjemuran, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, meminta kepastian hukum ata
Hukum
Batu Bara, MPOL &lrmKapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan memimpin pemusnahan. barang bukti sabu sebesar 1.210 gram berasal da
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Halal Bi Halal ISMI Ini Era Kebangkitan Melayu demikian Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin meng
Nasional
Jakarta, MPOL Wacana War Tiket Haji Dinilai Berpotensi Rusak Antrean dan diskriminatif demikian anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi P
Nasional
Medan, MPOLTemuan sengketa internal Pondok Pesantren Tahfiz AlQuran Darul Adib AlIlham kini tampak memanas. Ribut berujung gugatan itu te
Hukum
Medan, MPOLSatuan Brimob Polda Sumatera Utara ikut terjun padamkan kebakaran pengangkutan MT Trans di Jl. Jati, Kelurahan Pulo Brayan Bengk
Peristiwa
Medan, MPOLDirektorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara kembali mengungkap kasus peredaran narkotika dalam jumlah besar. Seorang pria be
Peristiwa
Jakarta, MPOL Menurut data Bank Dunia, jumlah penduduk miskin di Indonesia berkisar mencapai 196 juta jiwa dari total 280 juta penduduk.
Nusantara