Selasa, 23 Juli 2024

Ribuan Warga FMPPSBS Hadang Pengembang Yang Ingin Rebut Tanah Masyarakat di Selambo

Redaksi - Rabu, 19 Juni 2024 21:39 WIB
Ribuan Warga FMPPSBS Hadang Pengembang Yang Ingin Rebut Tanah Masyarakat di Selambo
Ist
Masyarakat yang tergabung dalam FMPPSBS saat melakukan penghadangan terhadap oknum yang diperintahkan pihak pengembang.
Deli Serdang, MPOL -Ribuan masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pembangunan dan Pemukiman Sejahtera Bersama Selambo (FMPPSBS) melakukan penghadangan terhadap oknum yang diperintahkan pihak pengembang (diduga mafia tanah) yang ingin menguasai lahan masyarakat di Kampung Selambo Raya, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Rabu (19/6/2024).

Baca Juga:

Lahan ex HGU PTPN 2 yang dikuasai masyarakat sejak 1998 itu seluas 325 Ha, sudah dihuni 3000 KK dan merupakan tanah ex Grand Sultan no. 1429 dan sudah pernah dimenangkan di PN Kleas I-B Lubuk Pakam, Nomor Putusan; 59/Pdt.G/2011/PN-LP terdaftar atas Nama WANTIANUDDIN selanjutnya dibagiakn ke masyarakat.


Umri Barus, Koordinator FMPPSBS menyampaikan ke media, bahwa tanah tersebut merupakan milik masyarakat yang dibagikan oleh ahli waris Grand Sultan, Wantianuddin dan sah secara hukum, namun ada sekelompok oknum yang diduga mafia tanah yang ditunggangi pihak pengembang berusaha mengusir masyarakat dengan menggunakan kekerasan dan perusakan bangunan masyarakat.

Warga, R Br Sihombing dan R Br Saragih yang sudah mengusahai tanah tersebut mengaku kerap mendapat gangguan dan intimidasi dari oknum yang mengaku dari pengembang.

Mereka bahkan pernah membuat laporan ke Polisi dalam hal ini Polresta Medan dengan: STTPL/B/1497/V/2024/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA pada 28 Mei 2024, namun hingga saat ini belum dilakukan penindakan.


FMPPSBS dalam hal ini mewakili masyarakat akan terus memperjuangkan dan mempertahankan hak-haknya untuk memiliki ha katas tanah sesuai program pemerintah dan juga meminta kepada aparat agar memihak kepada masyarakat dan bersikap netral dalam penegakan hukum di Indonesia, khususnya Sumatera Utara.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru