Dianggap Rendahkan Profesi Wartawan, PWI Sumut Laporkan Hotman Paris Hutapea ke Polda
Medan, MPOL Pengacara Hotman Paris Hutapea dilaporkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) wilayah Sumatera Utara (Sumut) ke Polda Sumut, Se
Peristiwa
Tingkat kemalasan anak-anak di Indonesia menjadi perhatian banyak orang, terutama karena pengaruh teknologi dan perkembangan pendidikan. Banyak orang berpendapat bahwa tingkat kemalasan pada anak sekarang di pengaruhi oleh beberapa faktor, seperti perubahan gaya hidup, kebiasaan menggunakan gadget, dan sistem pendidikan yang kadang kurang mendukung kreativitas atau semangat belajar mereka. Kemalasan ini terlihat dari beberapa hal, seperti menurunnya minat baca anak, kurangnya aktivitas fisik, dan ketergantungan pada hiburan digital seperti media sosial dan permainan video. Kebiasaan ini bisa mengganggu kemampuan berpikir, komunikasi, dan memecahkan masalah. Namun, faktor luar juga berpengaruh besar dalam masalah ini. Pendidikan yang terasa membosankan dan tidak selalu sesuai dengan minat anak bisa membuat mereka kehilangan semangat belajar. Selain itu, media sosial dengan banyakknya konten yang menarik tapi kurang mendidik, membuat anak-anak lebih suka menghabiskan waktu di dunia maya daripada melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat. Masalah tersebut dapat di atasi dengan adanya pendekatan yang lebih baik dan menyeluruh dalam pendidikan, seperti menggunakan teknologi dengan bijak, membuat suasana belajar yang menyenangkan, dan memberikan kebebasan untuk mengeksplorasi minat mereka. Peran orang tua dan masyarakat juga sangat penting untuk membantu anak-anak tetap semangat dalam belajar dan berkembang.
Baca Juga:Selain faktor-faktor yang disebutkan sebelumnya, ada satu faktor yang memungkinkan tingkat kemalasan belajar pada anak semakin meningkat, yaitu COVID-19. COVID-19 memberikan dampak besar pada banyak aspek kehidupan, terutama dalam hal semangat belajar anak di Indonesia. UNICEF melakukan survei dan menerima lebih dari 4.000 tanggapan dari siswa di 34 provinsi Indonesia, melalui kanal U-Report yang terdiri dari SMS, WhatsApp, dan Messenger. Hasil survei menyebut, sebanyak 66 persen dari 60 juta siswa dari berbagai jenjang pendidikan di 34 propinsi mengaku tidak nyaman belajar di rumah selama pandemi Covid-19. Lalu, 88 persen siswa juga bersedia mengenakan masker di sekolah dan 90 persen mengatakan pentingnya jarak fisik jika mereka melanjutkan pembelajaran di kelas. Sejak mengalami pandemi COVID-19 anak Indonesia memiliki kebiasaan gaya hidup tidak aktif atau malas. Pandemi ini mengubah banyak kebiasaan, seperti cara belajar, interaksi sosial, dan kegiatan fisik anak. Dalam hal pendidikan di sekolah, pemerintah melakukan perubahan sistem belajar di sekolah dengan melakukan sistem pembelajaran daring. Perubahan sistem belajar ke Pembelajaran daring ini adalah salah satu dampak besar dari pandemi. Pembelajaran daring tentunya akan membuat anak lebih sering menggunakan smarthphone didalam rumah dan kurangnya interaksi sosial dari luar rumah. Ditambah dengan kurangnya penguasaan teknologi pada anak dan adaya penambahan biaya kuota internet membuat anak akan merasa belajarnya menjadi lebih sulit. Meskipun teknologi memungkinkan anak-anak tetap belajar, banyak dari mereka yang kesulitan menyesuaikan diri dengan cara belajar yang baru ini. Pembelajaran daring sering kali lebih membosankan dan kurang melibatkan peserta didik dengan tenaga pengajar, sehingga bisa membuat anak anak kurang semangat belajar dan menjadi lebih malas. Hal ini dapat berpengaruh pada kemampuan literasi dan numerik anak. Ketergantungan pada teknologi juga menyebabkan anak menjadi malas untuk melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat. Selama pandemi, anak lebih sering menghabiskan waktu di depan layar untuk belajar, berkomunikasi, dan hiburan. Kebiasaan ini membuat mereka lebih tertarik pada media sosial, game online, atau video hiburan yang membuat mereka enggan melakukan aktivitas produktif seperti membaca, berolahraga, ataupun melakukan hal yang lebih bermanfaat lagi.
Medan, MPOL Pengacara Hotman Paris Hutapea dilaporkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) wilayah Sumatera Utara (Sumut) ke Polda Sumut, Se
Peristiwa
Kualatanjung, MPOL Jajaran direksi dan manajemen PT. Inalum melaksanakan study visit ke PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik Jawa Timur.
Sumatera Utara
Medan, MPOL Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (HOTMA) menggelar aksi damai di
Peristiwa
Lubuk Pakam, MPOL Polemik pedagang Ruko Deli Mas Plaza Lubuk Pakam semakin menarik perhatian publik. Di satu sisi, Pemerintah Kabupaten Del
Sumatera Utara
Samosir, MPOL Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan menggelar coffee morning bersama insan pers di Mapolres Samosir, Senin, sebaga
Sumatera Utara
Banda Aceh, MPOL Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banda Aceh menggandeng Densus 88 Antiteror Mabes Polri untuk memberikan pembinaan
Nusantara
Medan, MPOL Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengerahkan puluhan personel berkemampuan khusus untuk menangani peristiwa ledakan yang terj
Peristiwa
Medan, MPOL Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut melaksanakan gelar perkara khusus menindaklanjuti laporan dugaan penggunaan gelar akad
Hukum
Batu Bara, MPOL Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA. memimpin Upacara Pemberian Penghargaan kepada pers
Sumatera Utara
Batu Bara, MPOL Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menghadiri kegiatan penyambutan Personel Satuan T
Sumatera Utara