Medan, MPOL -Musim panen padi di Sumut akan dimulai pada akhir bulan Agustus, sehingga saat ini terdapat potensi penurunan pasokan
beras ke pasar. Hal ini berpotensi terhadap harga
beras akan mengalami kenaikan.
Baca Juga:
Bulog Sumut telah mengantisipasi hal ini dengan terus gencarkan pasokan
beras SPHP, baik ke pasar pasar tradisional, maupun melalui penjualan langsung di Kantor dan Gudang Bulog serta Gerakan Pangan Murah kerjasama dengan TNI/POLRI dan Pemda dalam upaya meredam potensi kenaikan harga
beras.
Budi Cahyanto, Pemimpin Wilayah Bulog Sumut menyampaikan hal ini kepada media, Kamis (6/8/2026) di Medan.
"Memang terdapat potensi penurunan pasokan
beras ke pasar, mengingat saat ini musim panen gadu baru mulai berlangsung sehingga volume panen belum mencapai puncaknya. Jadi kami
perbanyak titik pen
distribusian
beras SPHP" kata Budi.
Peningkatan
distribusi beras SPHP oleh Bulog Sumut dilaksanakan menyeluruh di wilayah Kabupaten dan Kota se Sumatera Utara. Budi menghimbau masyarakat tidak perlu khawatir karena stok
beras Bulog dalam kondisi cukup.
"Distribusi terus kami tambah, dari sebelumnya 300 ton per hari, menjadi 450 ton per hari. Masyarakat bisa mendapatkan
beras SPHP di pasar pasar terdekat, warung sembako RPK, outlet di depan Kantor dan gudang Bulog, dan melalui GPM (Gerakan Pangan Murah) kerjasama dg TNI/POLRI dan Pemda setempat," tambah Budi.
Budi juga menyampaikan bahwa
beras SPHP ini tersedia juga di Indomaret dan ritel modern lainnya. Harga eceran
beras juga terjangkau maksimal Rp13.100/kg atau Rp65.500/sak 5kg sesuai ketentuan Pemerintah.
Perkuat Pasokan Beras Premium
Selain
beras SPHP, Bulog Sumut juga berupaya menyediakan
beras premium di ritel modern baik dari pasokan Bulog maupun kerjasama dengan pemasok lain. Hal ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan
beras premium untuk masyarakat.
"Kami telah bekerjasama dengan beberapa penggilingan padi (kilang) untuk memasok
beras premiun ke ritel modern seperti Berastagi Supermarket. Kami juga akan terus meningkatkan jumlah kerjasama ini sehingga
beras premium dapat tersedia di semua ritel modern," imbuh Budi.
Budi juga memastikan bahwa
beras premium yg dijual di ritel modern ini telah sesuai ketentuan Pemerintah yaitu maksimal Rp15.400/kg atau Rp77.000/sak 5kg.
"Bulog mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, baik dalam hal penyediaan
beras SPHP maupun upaya memperkuat pasokan
beras premium ke pasar, sebagai upaya bersama dalam penyediaan
beras kepada masyarakat dan juga upaya strategis dalam pengendalian inflasi" tutup Budi.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News