Ade Yuliasih Terima Audiensi ICMI Muda Banten, Dorong Kolaborasi dan Kontribusi bagi Masyarakat
Jakarta, MPOL Anggota DPD RI Provinsi Banten, Ade Yuliasih, menerima audiensi ICMI Muda Provinsi Banten di Kantor DPD RI Provinsi Banten,
Nasional
Medan, MPOL - AD pegawai PT Indonesia Aluminium Asahan (Inalum) yang dilaporkan karena telah menculik, menganiaya dan memperkosa mantan istri sirinya tiba-tiba mendatangi Mapolresta Deli Serdang.
Baca Juga:
Menurut informasi yang dihimpun, AD pegawai yang diperbantukan ke PT Indonesia Aluminium Alloy, anak perusahaan PT Inalum di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, ini mendatangi kantor polisi tempat ia dilaporkan korban TJP (31) dalam perkara tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) itu pada, Sabtu (16/9/2024) sore.
Saat itu awak media belum mengetahui secara pasti mengapa AD menyambangi markas polisi yang terletak di Jalan Sudirman, Lubuk Pakam tersebut.
Kasatreskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Risqi Akbar ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa AD mendatangi Polresta Deli Serdang. Katanya, AD datang untuk diperiksa sebagai saksi.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi," kata Risqi kepada Medan Pos, Sabtu (14/9/2024) malam.
Risqi mengatakan terhadap AD baru pertama kali dilakukan panggilan yang terjadwal Sabtu.
Sementara, kuasa hukum TJP, Kuna Silen, S.H., M.H mengatakan sampai saat ini polisi telah melakukan pemeriksaan sebagai saksi terhadap terduga pelaku.
"Hari Sabtu kemarin AD diperiksa di Unit PPA Mapolresta Deliserdang untuk undang-undang TPKS (tindak pidana kekerasan seksual) terhadap klien kita," kata Kuna, Senin (16/9/2024).
Kuna menjelaskan informasi yang dia dapat bahwa AD ini diperiksa hanya sebagai saksi. Menurutnya, perkara TPKS ini biasanya polisi langsung menangkap pelakunya, tidak ada klarifikasi atau dipanggil sebagai saksi.
"Karena dalam Pasal 25 undang-undang TPKS, visum dan keterangan korban saja sudah cukup untuk kasus seperti ini. Calon tersangka kok bisa diperiksa sebagai saksi. Kita heran juga polisi mengambil kasus ini metodenya seperti apa," sebutnya.
Sejauh ini, sambungnya, pihaknya belum ada menerima surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP). Ia tidak mengetahui apa alasan SP2HP tidak dikasih ke korban.
"Kita sudah minta beberapa kali SP2HP nya, cuma kita positive thinking aja penyidik yang menangani perkara ini bravo, positive thinking aja, kita percayakan perkara ini. Semua kita minta ya transparanlah jangan sembunyi-sembunyi kayak gitu karena korban juga butuh kepastian hukum. Ke mana lagi melapor kalau gak ke polisi," terangnya.
Pria yang beberapa kali menangani sejumlah kasus besar ini juga belum mengetahui secara pasti apakah terduga pelaku dipanggil untuk diperiksa atau lobi-melobi untuk kasus kejahatan luar biasa ini.
"Terlapor ini dipanggil untuk lobi-lobi, menyerahkan diri atau apa kita tidak tahu, cawe-cawe atau macam mana kita belum tahu. Cuma di sana A1 dia mendatangi Polresta Deli Serdang hari Sabtu siang sampai sore. Jadi itu positif dia datang, tapi kita gak tau gimana ke depannya perkara ini," katanya.
Polisi, dijelaskan Kuna, sampai saat ini belum ada menghubunginya untuk memberitahukan sudah sejauh mana perkembangan kasusnya. Karena pemberkasan laporan korban sudah lengkap, begitu juga saksi sudah diperiksa.
"Visum, visum obgyn semua sudah, malah kita menunggu aksi dari polisi ini yang belum ada. Kita juga heran, enggak tahu juga kenapa polisi belum bergerak untuk menangkap pelaku, apa kendala mereka kita gak tau," ujarnya.
Ia pun masih menanti SP2HP perkara ini karena menurutnya itu merupakan hasil resmi penyidikan.
"Cuma apa yang diminta dengan kita seperti saksi, visum, semua sudah. Kita tunggulah nanti dalam minggu ini kami ke sana (Polresta Serdang) lagi nanti kita informasikan," jelasnya.
Kuna berharap agar polisi segera memproses laporan korban, melakukan penegakan hukum dan memberikan rasa keadilan terhadap korban.
"Tegakkan hukum, tegakkan keadilan. Kalau diproses ya sudah diproses cuma tindak lanjut dari proses masalahnya belum ada. Kalau proses polisi telah memproses, tapi belum ada action lah," pungkasnya. *
Jakarta, MPOL Anggota DPD RI Provinsi Banten, Ade Yuliasih, menerima audiensi ICMI Muda Provinsi Banten di Kantor DPD RI Provinsi Banten,
Nasional
Humbahas, MPOL Dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan (Humba
Sumatera Utara
Palembang, MPOL Komitmen untuk terus hadir dan memberikan perhatian bagi kehidupan bergereja kembali ditunjukkan oleh Kombes Pol. (Purn.) D
Nusantara
Serdang Bedagai, MPOL PTPN IV Regional I Grub Serdang I Kebun Silau Dunia memberikan suguh hati kepada 20 masyarakat penggarap areal kebun
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Mengayuh pedal sepeda (Gowes) adalah salah satu cara bahkan menjadi agenda rutin setiap Jum&039at pagi bagi H. Dar
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL Irman Gusman dorong The New Master Plan untuk masa depan kabupaten, demikian saat kunjungan kerja reses ke Kabupaten Solok
Nasional
Palembang, MPOL Usai melaksanakan kunjungan kerja di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H.,
Nusantara
Medan, MPOL Dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami 17 siswa SD Negeri 060870 Kota Medan menjadi sorotan DPD PDI Perjuan
Peristiwa
Jakarta, MPOL PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution terus memperkuat perannya dalam mendorong pemanfaatan tekn
Nusantara
Jakarta, MPOL JNE kembali memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan logistik yang aman, terpercaya, dan sesuai dengan kebutuhan ma
Nusantara