Minggu, 27 September 2026

Gedung Cagar Budaya MPR Kembali ke Bentuk Asli Usai Renovasi di Bandung

Zainul Azhar - Minggu, 27 September 2026 17:16 WIB
Gedung Cagar Budaya MPR Kembali ke Bentuk Asli Usai Renovasi di Bandung
Zainul Azhar
Jakarta, MPOL - Gedung cagar budaya MPR RI kembali ke bentuk asli usai renovasi, demikian Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam sambutan peresmian Minggu, (27/9) yang dihadiri, gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, di Bandung.

Baca Juga:
Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) meresmikan kembali gedung cagar budaya yang berada di Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, setelah sebelumnya mengalami kerusakan akibat kebakaran pada tahun lalu.

Dalam sambutannya, pimpinan MPR menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan dan renovasi gedung tersebut, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Menurutnya proses renovasi gedung cagar budaya tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena harus mempertahankan karakter serta keaslian bangunan. Sejumlah material yang digunakan juga harus disesuaikan dengan ketentuan pemugaran bangunan cagar budaya.

"Renovasinya tidak bisa dilakukan sembarang. Ada material tertentu yang harus disesuaikan dengan kebutuhan material cagar budaya."

Proses pemulihan gedung berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ia bahkan sempat meninjau langsung proses renovasi tersebut untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang sejak awal turut memberikan perhatian terhadap pemulihan gedung tersebut setelah mengalami kebakaran.

"Dukungan dari semuanya, terutama dari Gubernur Jawa Barat, proses renovasi berlangsung dengan baik dan lancar."

Pimpinan MPR menilai hasil renovasi berhasil mengembalikan tampilan gedung mendekati kondisi aslinya. Bahkan, setelah melihat hasil pemugaran, ia menyebut bangunan tersebut kembali memperlihatkan keindahan arsitekturnya seperti pada era 1930-an.

"Tadi saya berbisik dengan Pak Taufik dan Pak Gubernur, gedung ini sekarang begitu kembali kepada aslinya seperti tahun 1930. Memang indah sekali," ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan gedung tersebut tidak hanya penting sebagai bagian dari pelestarian sejarah dan kebudayaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan MPR.

Ke depan, gedung tersebut diharapkan dapat menjadi tempat pelaksanaan kegiatan kemasyarakatan, penyerapan aspirasi masyarakat oleh MPR, serta berbagai kegiatan kelembagaan lainnya.

Lokasi Bandung yang relatif mudah dijangkau dari Jakarta menjadi salah satu pertimbangan dalam pemanfaatan gedung tersebut untuk mendukung kegiatan MPR.

"Jarak Bandung-Jakarta sekarang sudah cukup pendek, tidak lagi memerlukan waktu yang cukup panjang." Untuk itu berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses renovasi dan pemulihan gedung cagar budaya tersebut.

Ia berharap keberadaan gedung yang telah dipulihkan itu dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat sekaligus mendukung perkembangan kehidupan ketatanegaraan Indonesia, tutur Ahmad Muzani.(ZAR)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru