Minggu, 12 Juli 2026

Kontingen UINSU Medan Raih Prestasi Gemilang di Penutupan Seiba International Festival 2026

Baringin MH Pulungan - Minggu, 12 Juli 2026 19:25 WIB
Kontingen UINSU Medan Raih Prestasi Gemilang di Penutupan Seiba International Festival 2026
Padang, MPOL - Luar biasa, Kontingen Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan sukses mengukir tinta emas dan memboyong deretan penghargaan tertinggi pada upacara penutupan resmi Seiba International Festival 2026.

Baca Juga:
Perhelatan akbar yang mempertemukan ratusan talenta terbaik dari berbagai negara dan perguruan tinggi keagamaan Islam ini resmi berakhir setelah berlangsung selama enam hari penuh kompetisi, kolaborasi, dan integrasi budaya di kampus UIN Imam Bonjol Padang.

UINSU Medan berhasil menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama dengan menyapu bersih berbagai medali emas, perak, hingga penghargaan prestisius tingkat Platinum.

Keberhasilan luar biasa ini disambut dengan rasa bangga dan haru oleh seluruh civitas akademika. Berdasarkan hasil akhir penilaian dewan juri, kontingen UINSU Medan berhasil mencatatkan prestasi gemilang pada 10 cabang perlombaan bergengsi dengan rincian capaian sebagai berikut:

– Monolog: Meraih Medali Gold (Emas) sekaligus Penghargaan Platinum. Penampilan luar biasa dari tim monolog UINSU Medan (Ahmad Gunawan Munthe, Satrio Prio Widodo, Muchlis Kurniawan, dan Rizki Pernando Berutu) bahkan terpilih untuk tampil memukau di panggung utama acara penutupan.


– Musabaqah Syarhil Qur'an (MSQ): Meraih Medali Gold (Emas) dan Penghargaan Platinum. Keberhasilan ini semakin lengkap setelah Qori dari tim MSQ UINSU Medan dipercaya untuk tampil di hadapan seluruh delegasi internasional sebagai pembaca doa penutup sakral pada upacara penutupan.


– Film Pendek: Meraih Medali Gold (Emas) melalui karya sinematik apik dari Nur Hafiz dan Siti Azizah.


– Pop Solo: Meraih Medali Gold (Emas) lewat penampilan vokal memukau dari Muhammad Khadafi yang juga terpilih tampil pada penutupan.


– Pencak Silat Seni Tunggal Putra: Meraih Medali Gold (Emas) yang dipersembahkan oleh Aslam Dwi Putra.
Pencak Silat Seni Tunggal Putri: Meraih Medali Gold (Emas) yang diraih oleh Gita Nabila Azzahra.


– Kaligrafi: Meraih Medali Gold (Emas) melalui goresan kuas estetis dari Iyaki Azumi Hutasuhut.


– Seminar Kebudayaan: Meraih Medali Gold (Emas) lewat gagasan dan presentasi cemerlang dari Hany Arifya.


Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ): Meraih Medali Silver (Perak) melalui lantunan ayat suci dari Muhammad Al Qori Suherla.


– Puisi: Meraih Medali Silver (Perak) lewat pembacaan penuh penghayatan dari Sinta Puspita Sari

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hajah Martin Kustati, M.Pd., dalam sambutan penutupannya menyampaikan apresiasi terdalam kepada seluruh rektor, delegasi, serta peserta internasional dari berbagai negara seperti Kamboja, Singapura, Malaysia, hingga Jepang yang telah menyukseskan festival tahun ini. Beliau menekankan bahwa tema "Sustainability from Nusantara for Global Harmony" yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan panggilan bagi perguruan tinggi Islam untuk merespons tantangan global seperti perubahan iklim, krisis energi, hingga perkembangan kecerdasan artifisial (AI) secara bijak melalui implementasi tri dharma perguruan tinggi.

Dalam pidatonya yang hangat, Prof. Martin Kustati juga melepas kepulangan para peserta dengan untaian pantun penuh makna yang menegaskan bahwa berakhirnya festival ini justru menjadi awal dari kolaborasi global yang lebih luas.

"Anak Minang pergi berlayar, singgah sebentar di Pulau Mutiara. Seiba International Festival bukanlah berakhir, namun kolaborasi terus mendunia."

Selanjutnya pantun yang ia sampaikan "Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Kalau ada umur yang panjang, insya Allah kita bertemu lagi di Seiba International Festival kelima tahun 2027."

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UINSU Medan, Prof. Dr. Katimin, M.A., yang hadir dan mendampingi langsung perjuangan kontingen sejak awal pembukaan hingga malam penutupan, turut menyampaikan apresiasi mendalam di lokasi acara. Beliau mengaku sangat terharu dan bangga melihat kegigihan serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh para mahasiswa UINSU di setiap cabang lomba.

Menurut Prof. Katimin, prestasi luar biasa ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan bakat dan minat kemahasiswaan di UINSU Medan berjalan di jalur yang tepat, serta diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang unggul, tangguh, dan berdaya saing internasional.

Keberhasilan gemilang kontingen UINSU Medan ini juga menuai pujian tinggi dari Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. Beliau mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras, dan daya juang luar biasa yang ditunjukkan oleh para mahasiswa serta seluruh tim official yang dipimpin oleh Yunni Salma, S.Ag., MM.

Prof. Nurhayati menegaskan bahwa pencapaian luar biasa ini—terutama dengan diraihnya predikat Gold dan Platinum di berbagai cabang seni, ilmiah, dan olahraga—menjadi bukti sahih bahwa mahasiswa UINSU Medan memiliki kualitas daya saing yang tinggi dan mampu berbicara banyak di level internasional. Beliau berharap pencapaian ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi seluruh mahasiswa UINSU untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengukir prestasi yang mengharumkan nama almamater dan Sumatera Utara di masa-masa yang akan datang.bp

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru