Selasa, 01 September 2026

Rektor UINSU Prof Nurhayati Tegaskan Mahasiswa Baru Jangan Terlibat Narkoba

Baringin MH Pulungan - Selasa, 01 September 2026 16:41 WIB
Rektor UINSU Prof Nurhayati Tegaskan Mahasiswa Baru Jangan Terlibat Narkoba
Rektor UINSU Prof Nurhayati bersama para wakil rektor dan Kepala BNN Sumut menyambut mahasiswa baru dalam kegatan pengenalan akademik kampus tersebut. (bp)
Medan, MPOL - Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Prof Dr Nurhayati MAg mengingatkan mahasiswa baru jangan pernah merasa cukup untuk belajar. Memasuki dunia pendidikan tinggi tentunya perjalanan intelektual pertama yang anda lakukan, karena itu persiapkan diri agar kelak meraih prestasi akademik yang luar biasa, menjadi lulusan yang unggul, intelektual dan terbuka terhadap beragam perbedaan serta memiliki visi sebagai sosok yang rahmatan lil alamin.

Baca Juga:


Hal itu disampaikan Prof Nurhayani dihadapan 4389 mahasiswa baru dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di kampus IV UINSU, Tuntungan, Selasa (1/9), yang turut dihadiri Ketua Senat UINSU Prof Dr Fajar Hasibuan MA, Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho SIK SH MH, para wakil rektor antara lain Prof Dr H Azhari Akmal Tarigan MAg, Prof Dr Kadimin MA, Prof Dr H Muzakkir MAg , Kepala AAKK Dr H Tohar Bayoangin MAg, Kepala Biro AUPK Dr Ibdu Sa'dan MPd para dekan, staf dan pegawai UINSU.


Rektor mengingatkan, dunia kampus jauh lebih kompleks dari kehidupan sekolah seperti SMA maupun Madrasah Aliyah sederajat. Karena itu, jangan berhenti belajar hanya di ruang kelas, tetapi harus rajin bergaul, membaca dan menguasai ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan dunia.


"Jadi, kalian jangan sampai salah bergaul, sehingga terjerumus dalam aktifitas negative seperti penyalahgunaan narkoba dan lainnya. Manfaatkan fasilitas yang disediakan kampus seperti perpustakaan yang lengkap di UINSU ini," ujar Prof Nurhayati.
Dalam sambutan tertulisnya, Rektor menyampaikan, PBAK merupakan momentum untuk mengenalkan budaya akademik, nilai-nilai kemahasiswaan, etika, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.


Mahasiswa adalah insan akademik. Tantangan mahasiswa kini bukan lagi sekadar bagaimana mendapatkan informasi, karena Informasi tersedia di mana-mana. Tantangan kita adalah bagaimana membedakan informasi dengan pengetahuan, pengetahuan dengan kebenaran, dan kecerdasan dengan kebijaksanaan.


Ingatlah: Kampus yang hebat tidak hanya melahirkan mahasiswa yang pintar, tetapi melahirkan manusia yang mampu menggunakan kepintarannya untuk kebaikan. Kedua: Teduh dalam Keberagaman Saudara-saudara mahasiswa yang saya banggakan, Kampus adalah miniatur kehidupan masyarakat. Di kampus saudara akan bertemu dengan manusia yang berbeda latar belakang, berbeda daerah, berbeda budaya, berbeda pemikiran, berbeda pengalaman, dan mungkin berbeda cara pandang.


Perbedaan itu bukan ancaman. Perbedaan adalah kekayaan. Kita tidak boleh menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling menjauh. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi ruang untuk saling mengenal, saling memahami, dan saling menghormati. Allah SWT telah mengingatkan kita dalam Al-Qur'an: "Waja'alnakum syu'ūban wa qabā'ila lita'ārafū.



"Kita dijadikan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kita saling mengenal. Karena itu, saya ingin saudara menjadi generasi yang teduh dalam keberagaman. Teduh dalam perkataan. Teduh dalam sikap. Teduh dalam pergaulan.


Teduh dalam menyampaikan pendapat. Dan teduh ketika menghadapi perbedaan. Jangan mudah membenci hanya karena berbeda. Jangan mudah menghakimi hanya karena tidak sepemikiran. Jangan mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar.
Mahasiswa harus menjadi penjaga ruang publik yang sehat, bukan penyebar kebencian. Jadilah generasi yang mampu berbeda pendapat tanpa bermusuhan. Mampu berdialog tanpa saling merendahkan. Mampu berkompetisi tanpa saling menjatuhkan. Dan mampu berbeda pilihan tanpa kehilangan.


Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatangan kerjasama antara UINSU dengan BNN Sumut. Bahkan, Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Tatar Nugroho mempersiapkan tes urine bagi mahasiswa baru. "Ini langkah pencegahan, lebih mencegah sejak dini, dari pada terlanjur terjerumus dalam kegiatan penyalahgunaan narkoba," tegas Tatar. (Bp)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru