Respons Cepat Polisi, Kayla Bocah Luka Bakar Jalani Perawatan di RS Bidadari
Batu Bara, MPOL Kepedulian terhadap Kayla (6), bocah warga Dusun Merdeka, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, yang m
Sumatera Utara
Deliserdang, MPOL Keluarga Imah (74), warga lansia di Deli Serdang, berencana menyurati Presiden RI buntut terganggunya sang ibu akibat proyek pembangunan senilai Rp3,7 miliar. Imah sempat diungsikan karena getaran alat berat pada 22 Agustus 2026.
Baca Juga:
Dyrwan, (40), anak kedua Imah, mengatakan, langkah ingin menyurati presiden bertujuan membeberkan keadaan riil yang terkadang dialami masyarakat ketika daerah melakukan suatu proses pembangunan.
"Apa yang dialami ibu saya adalah salah-satu contohnya, mungkin ini dapat menjadi kajian pemerintah, melakukan evaluasi secara menyeluruh ditiap daerah, saya berharap Presiden mengeluarkan imbauan dan memperkuat regulasi, agar setiap pemerintah daerah terlebih dahulu memastikan rekam jejak pelaksana proyek dan verifikasi lebih ketat sebelum tahap pebangunan dimulai," kata Dyrwan kepada Medan Pos, Rabu (26/8/2026). Dyrwan yang aktif di bidang social control menyayangkan besarnya anggaran proyek tidak menjamin rasa nyaman bagi warga lanjut usia (lansia). Padahal hak atas lingkungan yang baik terhadap para lansia dijamin UUD 1945.
"Pembangunan daerah tidak hanya mengejar target fisik, tapi juga harus ramah lingkungan. Anggarannya Rp3,7 miliar, harusnya ada mitigasi yang lebih baik, lebih cermat dan profesional," tegasnya.
Ia juga membeberkan, proyek yang dikerjakan di Gang Langgar Desa Dalu Sepuluh-A, Kec.Tanjung Morawa ini, berada tepat di samping rumah ibunya, tapi tidak ada sosialisasi dan pemberitahuan kepada keluarganya.
"Tiba-tiba, Kamis, 20/8/2026, ada alat berat di lokasi. Tidak ada sosialisasi ke keluarga kami, padahal sebagian jalan gang yang dikerjakan itu masih tanah kami. Tidak masalah soal lahan itu, kami dukung pembangunan, tapi jangan ganggu kenyamanan ibu kami yang sudah lansia," paparnya.
"Sebagai seorang anak wajar saya tersinggung, ibu yang telah melahirkan dan membesarkan saya, seketika rasa nyamannya dibuat tersentak, alat berat itu sempat beroperasi hanya berjarak sekitar 1,5 meter dari dinding kamar ibu, getarannya sangat terasa, ibu saya lansia dan sedang sakit hingga terpaksa diungsikan menggunakan kursi roda", ucapnya.
Dyrwan menambahkan, upaya koordinasi mengatasi keluhan ini sudah sempat disampaikan dengan hormat ke pihak pelaksana, kepada Kades maupun Kadus, namun respons yang diterima terkesan kurang respek dan menambah kekecewaan. Surat ke Presiden akan segera dilayangkan dengan melampirkan dokumentasi. "InsyaAllah dalam waktu dekat ini," ucapnya.
Kepala Dinas SDABMBK Deli Serdang, Janso Sipahutar, saat dikonfirmasi Minggu (23/8/2026) membenarkan proyek tersebut milik dinasnya. Terkait metode kerja, ia menyebut tidak ada spesifikasi alat yang harus digunakan. "Yang penting mana alat yang paling mudah pengerjaannya. Kalau ada keluhan (getaran.red), nanti bisa dialihkan," ucapnya.
Sementara, pihak pelaksana proyek yang dikomfirmasi dilokasi mengaku akan mengkoordinasikan soal dampak kenyamanan tersebut, "ya bang nanti saya koordinasikan sama pak Sugeng (pemborong.red), saya anggotanya", kata Jo, seseorang yang mengaku anggota pemborong CV. Baik Budi saat ditemui Medan Pos di lokasi.
Begitu pula Kepala Desa Dalu Sepuluh-A Abu Khairi, ketika dihubungi Medan Pos beberapa waktu lalu via WhatsApp, ia mengarahkan awak media ini komunikasi kepada Kepala Dusun-II, namun Kadus-II berdalih masih ada kegiatan.
"Saya masih ada kegiatan bang, nati kalau udah selesai saya kabari", tulis Kadus-II, Indra Saleh via pesan whatsapp, hingga ditunggu tidak ada balasan kembali.
Perlu diketahui, proyek Dinas SDABMBK ini menggunakan anggaran yang sangat besar, sebagaimana tertulis pada papan Proyek jumlahnya mencapai Rp. 3.723.335.000,- bersumber dari APBD Deli Serdang tahun 2026.
Tidak dijelaskan lebih rinci sejauh mana jalan yang akan di kerjakan tersebut, namun dari amatan Medan Pos di lapangan, jalan Gang Langgar tersebut ukuran panjangnya sekitar 300 meter, lebar jalan sekitar 2,5 meter.
Sebagaimana diamati, tahap pengerjaan proyek ini dimulai dengan menghancurkan jalan beton gang (Gang Langgar) yang masih utuh lalu dikeruk tanahnya untuk meletakkan box beton gorong-gorong di dalam, diinfokan lagi jalan yang sengaja dihancurkan tadi nantinya akan dicor kembali hingga sepanjang ruas jalan Gang Langgar dalam satu proyek ini, yang dimungkinkan sisanya akan bersambung ke Gang Subur. *(Dedy.Z)
Dedy Irawan Z
Batu Bara, MPOL Kepedulian terhadap Kayla (6), bocah warga Dusun Merdeka, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, yang m
Sumatera Utara
Medan, MPOL Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara dan Badan Penyelenggara Ja
Sumatera Utara
Nusa Dua, MPOL Melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) tahun sebelumnya, Telin, operati
Nusantara
Deliserdang, MPOL Keluarga Imah (74), warga lansia di Deli Serdang, berencana menyurati Presiden RI buntut terganggunya sang ibu akibat proy
Sumatera Utara
Medan, MPOL Timsus Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut mengungkap pengiriman sabusabu dengan modus baru tujuan Jakarta. Dua pe
Peristiwa
Sergai, MPOL Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Dapil Sumatera Utara I, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., tu
Sumatera Utara
Medan, MPOL Rektor Unimed Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti belajar dan mampu beradaptasi,
Pendidikan
Batu Bara, MPOLPolres Batu Bara melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Polsek jajaran menggelar press release pengungkapan kasus
Sumatera Utara
Samosir, MPOL&ndashPersoalan penumpukan sampah di kawasan Pelabuhan Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, masih menjadi
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) membayarkan klaim kesehatan dan meninggal dunia senilai Rp 545 miliar sepan
Ekonomi